Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membenarkan bahwa harga beras alami kenaikan. Bahkan, harga beras di atas harga eceran tertinggi (HET).
Menurut Zulhas, biang kerok harga beras medium maupun premium imbas masa panen raya telah selesai, sehingga stok makin menipis.
"Jadi, musim panen itu kemarin, panen raya mulai Maret, April. Saat ini masih belum (panen lagi). Baru bulan depan panen raya lagi, Agustus," ujarnya di Kantor Pos Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).
Berdasarkan data harga panel Badan Pangan Nasional (Bapanas) Harga beras medium secara nasional dibanderol Rp 14.314 per kilogram (kg), harga itu di atas HET yang sebesar Rp 12.500 per kg.
Begitu juga beras premium yang dipatok sebesar Rp 16.072 per kg, jauh di atas HET yang sebesar Rp 14.900 per kg.
Adapun, Zulhas menuturkan, pemerintah menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,3 juta ton untuk meredam harga beras tersebut.
Beras SPHP dijual dengan berat 5 kg dengan harga Rp 62.500 per 5 kg, atau Rp 12.500 per kg.
"Dengan harga Rp 62.500/5kg jatuhnya Rp 12.500/kg. Mudah-mudahan ini bisa membantu menstabilkan harga yang di beberapa tempat ada kenaikan," imbuhnya.
Baca Juga: Pemerintah Bobol Soal Beras Oplosan, Pengawasan Kurang?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket
-
Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut
-
BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI
-
Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar
-
Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar
-
OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing
-
Promo Spesial BRI di Alfamidi, Dapatkan Hadiah Langsung Belanja Akhir Pekan
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028