Suara.com - Korea Selatan (Korsel) meluncurkan program kupon stimulus untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Anggaran kupon belanja ini senilai 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp163 triliun.
Presiden Korsel Lee Jae Myung optimis program kupon belanja akan terbukti efektif dalam memulihkan perekonomian yang lesu.
“Perekonomian sangat didorong oleh sentimen. Jumlah orang yang yakin perekonomian akan membaik tahun depan adalah yang tertinggi dalam delapan tahun. Jika kita memberikan sedikit dorongan awal, siklus positif dapat dimulai,” kata Lee seperti dilansir dari Korea Herald, Selasa (22/7/2025).
Menurut kementerian, 4,15 juta orang telah mendaftar untuk mendapatkan kupon belanja. Hal ini mewakili 8,21 persen dari penerima yang memenuhi syarat. Kupon senilai 754,5 miliar won mulai didistribusikan.
Pada tahap pertama, setiap individu dari berbagai kalangan akan menerima voucher senilai setidaknya 150.000 won atau sekitar Rp1,8 juta. Sedangkan, kelompok pendapatan terendah kedua dan keluarga dengan orang tua tunggal akan menerima 300.000 won atau sekitar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta.
Lalu, penerima tunjangan hidup dasar nasional akan menerima masing-masing 400.000 won atau sekitar Rp4,8 juta atau bisa mencapai Rp5 juta. Pendaftaran akan dibuka selama delapan minggu hingga 12 September.
Sedangkan gelombang kedua dijadwalkan berlangsung antara 22 September dan 31 Oktober.
Selama tahap ini, tambahan 100.000 won akan diberikan per orang, tidak termasuk mereka yang berada dalam 10 persen pendapatan teratas. Untuk minggu ini, pendaftaran dijadwalkan berdasarkan digit terakhir tahun kelahiran pemohon melalui saluran daring dan luring: 1 & 6 pada hari Senin; 2 & 7 pada hari Selasa; 3 & 8 pada hari Rabu; 4 & 9 pada hari Kamis; dan 5 & 0 pada hari Jumat
Selain itu, pendaftaran semua orang tanpa memandang tahun kelahiran akan dibuka Senin depan. Pendaftar dapat memilih untuk menerima bantuan tunai dalam bentuk yang diinginkan: sebagai isi ulang kartu kredit atau debit, kartu prabayar, atau voucher regional.
Pengguna kartu kredit dan debit dapat menerima kupon mereka sehari setelah pendaftaran. Voucher regional dapat diterbitkan pada hari yang sama atau sehari setelah pendaftaran.
Baca Juga: Kinerja Bisnis Meroket di Triwulan II 2025, BI Ungkap Sektor Ini Jadi Motor Penggerak!
Sementara itu, warga negara asing yang terdaftar dengan anggota keluarga Korea dalam catatan pendaftaran penduduk dapat menerima kupon ini.
Ini termasuk penduduk tetap yang memiliki visa F-5, serta migran yang menikah dengan visa F-6. Lalu, pengungsi yang diakui dengan kategori visa F-2-4 yang dilindungi oleh sistem asuransi kesehatan nasional atau menerima bantuan medis.
Kupon ini dapat digunakan di toko ritel kecil dengan penjualan tahunan di bawah 3 miliar won, termasuk pasar tradisional, toko kelontong lokal, restoran, dan toko waralaba yang dioperasikan oleh pemilik perorangan.
Kupon ini hanya dapat digunakan di kota atau wilayah tertentu, tergantung lokasi penerbitannya.
Misalnya, penduduk Provinsi Gyeonggi tidak dapat menggunakan kupon ini di restoran di Seoul. Jika kupon diterbitkan di wilayah di luar kota metropolitan, maka digunakan di kota dan kabupaten di provinsi tempat lembaga penerbit berada.
Namun, kupon ini tidak dapat digunakan untuk transportasi umum, termasuk bus atau kereta bawah tanah. Kedua putaran kupon akan berakhir pada 30 November, kecuali untuk voucher regional yang diterbitkan dalam bentuk kertas.
Voucher kertas tetap berlaku hingga tanggal kedaluwarsanya masing-masing. Dana yang tidak terpakai akan diambil kembali oleh pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede
-
Skincare Apa yang Bagus untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini yang Wajib Ada
-
Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli
-
Gesture Pegang Kerah Saat Masuk Rutan KPK, Febrie Adriansyah Stres, Cemas atau Emosi?
-
4 Shio Paling Beruntung pada 25 Juli 2026, Jalan Terasa Makin Mulus
-
Sisa Kuota Wajib Aktif, Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca-Putusan MK
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna
-
Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final