Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 25 Juli 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.934.000 per gram.
Harga emas Antam kembali terus terjungkal Rp 11.000 dibandingkan hari Kamis, 24 Juli 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.780.000 per gram.
Harga buyback itu juga terus merosot Rp 11.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.017.000
- Emas 1 Gram Rp 1.934.000
- Emas 2 gram Rp 3.808.000
- Emas 3 gram Rp 5.687.000
- Emas 5 gram Rp 9.445.000
- Emas 10 gram Rp 18.835.000
- Emas 25 gram Rp 46.962.000
- Emas 50 gram Rp 93.845.000
- Emas 100 gram Rp 187.612.000
- Emas 250 gram Rp 468.765.000
- Emas 500 gram Rp 937.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 1.874.600.000
Harga Emas Dunia Anjlok
Harga emas mengalami tekanan pada perdagangan Kamis malam waktu Indonesia, menyusul rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan ketahanan ekonomi, meskipun sektor manufaktur mulai melemah. Logam mulia mencatat penurunan lebih dari 0,50 persen selama sesi Amerika Utara.
Seperti dinukil FXstreet, harga spot emas diperdagangkan di level USD 3.373 per troy ounce, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi harian di USD 3.393.
Tekanan terhadap harga emas muncul setelah data klaim tunjangan pengangguran AS menunjukkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan, mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja tetap solid.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tiba-tiba Jatuh Jadi Rp 1.945.000/Gram
Sebaliknya, data survei Flash PMI Global S&P mencatat bahwa aktivitas manufaktur AS mengalami pelemahan signifikan, jatuh dari level tertinggi dalam 37 bulan yang dicapai pada bulan Juni. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan menurunnya momentum ekonomi.
Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) mengikuti langkah Federal Reserve (The Fed) dengan mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan ini diambil di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh kebijakan perdagangan AS yang dinilai kontroversial.
Meskipun tercapai kesepakatan baru dengan Jepang, belum adanya kepastian kerja sama dagang dengan Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko menimbulkan kekhawatiran akan potensi lonjakan tarif impor hingga melewati ambang batas 30 persen.
Sorotan pasar kini juga tertuju pada kunjungan Presiden AS Donald Trump ke gedung Federal Reserve yang sedang direnovasi, yang dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 20.00 GMT. Kunjungan ini terjadi di tengah kritik berkelanjutan terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell.
Ancaman terhadap independensi bank sentral AS tersebut dapat menjadi pemicu baru bagi kenaikan harga emas, mengingat logam mulia ini sering dijadikan aset lindung nilai saat ketidakpastian geopolitik meningkat.
Selain itu, pelaku pasar akan mencermati rilis data Pesanan Barang Tahan Lama pada Jumat waktu setempat, menjelang rapat kebijakan moneter The Fed pada 29–30 Juli mendatang. Pasar memperkirakan bank sentral AS akan menahan suku bunga, namun ekspektasi akan pelonggaran moneter tetap tinggi, dengan proyeksi pemangkasan suku bunga sebesar lebih dari 40 basis poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
-
Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini
-
Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman
-
Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram
-
Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI
-
Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin