Suara.com - Pemerintah Indonesia telah menetapkan logistik sebagai salah satu sektor prioritas yang akan mendapat dukungan penuh. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing logistik di tingkat lokal maupun global. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan solusi teknologi yang mampu menyediakan visibilitas penuh dari hulu ke hilir.
Subbaraman Ramaswamy, Chief Customer Success Officer Ramco Systems Ltd, mengungkapkan bahwa transformasi digital menjadi kunci utama dalam memajukan industri logistik.
Menurut laporan World Economic Forum, 83% perusahaan di Indonesia berencana mengadopsi transformasi digital pada tahun 2030, jauh di atas rata-rata global yang hanya 60%. Angka ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyambut perubahan.
"Inilah salah satu aspek penting dari transformasi di industri logistik. Kami memiliki kemitraan dengan pemain lokal dan telah berinvestasi secara mendalam, baik pada solusi logistik maupun produk payroll untuk pasar Indonesia," kata Subbaraman dikutip Selasa (19/8/2025).
"Rangkaian solusi end-to-end yang kami hadirkan akan menjadi game changer bagi perusahaan logistik di Indonesia. Inilah yang menjadi aspirasi kami untuk berada di garis depan transformasi digital di Indonesia." katanya.
Indonesia dinilai berada di garda terdepan dalam adopsi teknologi. Negara ini tidak hanya ingin mengadopsi inovasi global, tetapi juga menyesuaikannya dengan konteks lokal. "Karena itu, Ramco menghadirkan solusi, khususnya di bidang logistik, yang menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan dukungan besar ini diharapkan dapat mendorong kemajuan sektor logistik nasional," tambahnya.
Sandesh Bilagi, President & Chief Operating Officer at Ramco Systems Ltd, menegaskan bahwa transformasi digital adalah kebutuhan mendesak di era modern ini. Ramco menawarkan solusi Enterprise Resource Planning (ERP) lengkap yang dirancang khusus untuk perusahaan logistik, termasuk penyedia layanan 3PL dan 4PL. Solusi ini mencakup pengelolaan transportasi, pergudangan, penagihan, keuangan, hingga rantai pasok yang terintegrasi penuh.
"Sistem kami juga dilengkapi kapabilitas digital seperti electronic sign-off, pertukaran data langsung, hingga penerapan teknologi robotik di beberapa area operasional," jelas Sandesh.
Sebagai perusahaan perangkat lunak enterprise global, Ramco Systems telah hadir di hampir seluruh negara di Asia Pasifik. Untuk pasar Indonesia, Ramco telah melakukan lokalisasi perangkat lunaknya. "Dalam beberapa kuartal terakhir, kami telah melakukan lokalisasi perangkat lunak kami dan proses itu sudah selesai, beserta semua hal lain yang telah kami rencanakan untuk Indonesia," pungkas Sandesh.
Baca Juga: Celios Curiga Rekayasa Data Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen, Soroti Kejanggalan Investasi dan Ekspor
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati