Suara.com - Kabar pemutusan hubungan kerja atau PHK massal kembali menerpa raksasa e-commerce Indonesia, Tokopedia. Kabar ini menyebar luas di media sosial pada bulan Agustus 2025, memicu perhatian publik.
Menurut informasi yang beredar, setidaknya 400 karyawan Tokopedia telah terkena PHK dalam dua bulan terakhir. Langkah efisiensi ini disebut-sebut sebagai bagian dari upaya perampingan perusahaan sejak resmi diakuisisi oleh TikTok.
Terkait hal ini, TikTok secara resmi menjelaskan bahwa TikTok selaku induk perusahaan Tokopedia secara rutin mengevaluasi kebutuhan bisnis.
Selain itu juga melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna.
"Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia, sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan," ungkap juru bicara TikTok dalam keterangan tertulis pada hari ini, Selasa, 26 Agustus 2025.
Restrukturisasi ini tidak hanya menyasar satu divisi, melainkan meluas ke sejumlah bidang vital.
Karyawan di divisi teknologi informasi (IT), layanan pelanggan (customer care), bahkan tim pemenuhan pesanan (fulfillment) dan gudang, dilaporkan turut terdampak.
Hal ini mengindikasikan bahwa langkah restrukturisasi yang dilakukan menyentuh langsung lini operasional inti yang sangat penting untuk kelancaran layanan Tokopedia.
PHK massal ini dilakukan setelah pada Juli, perusahaan juga melakukan PHK terhadap 180 karyawan. Langkah efisiensi ini dilakukan di tengah upaya TikTok dan Tokopedia untuk mempercepat proses integrasi pasca-merger dan menghadapi ketatnya persaingan di industri e-commerce Indonesia.
Baca Juga: Tiba-Tiba Kena PHK, Lee Sung Min Cari Kerjaan Baru di Film No Other Choice
Untuk diketahui, Tokopedia yang didirikan pada 2009 oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison sempat mengalami perkembangan pesat dan mencapai status unicorn pada 2017 setelah mendapatkan pendanaan besar dari Alibaba.
Kemudian, pada 17 Mei 2021, Tokopedia melakukan merger dengan Gojek untuk membentuk perusahaan gabungan bernama GoTo, yang menempatkannya sebagai salah satu decacorn di kawasan ini.
GoTo pun resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2022.
Babak baru dalam sejarah Tokopedia dimulai ketika TikTok mengakuisisi saham mayoritas perusahaan. Pengumuman awal akuisisi dilakukan pada 11 November 2023, dan transaksi resmi selesai pada 31 Januari 2024.
Dalam kesepakatan tersebut, TikTok mengakuisisi 75,01% saham PT Tokopedia dari GoTo dengan investasi senilai lebih dari 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp23,4 triliun).
Akuisisi ini menegaskan komitmen TikTok untuk memperluas bisnis e-commerce-nya di Indonesia secara signifikan. Setelah transaksi, GoTo tetap memiliki 25% saham di Tokopedia.
Berita Terkait
-
Pajak Makin Tinggi di Inggris, 89.000 Karyawan Industri Perhotelan Kehilangan Pekerjaan
-
Perusahaan Pembuat Film Mission Impossible Putuskan PHK 3000 Karyawan
-
Pilih Gunakan AI, Tiktok PHK Ratusan Karyawan
-
Krisis Pasokan Gas Murah Hantam Industri, Menko Airlangga Buka Suara Usai Pelaku Usaha Teriak PHK!
-
Pesanan Tokopedia x TikTok Shop Melonjak 127 Persen, Luncurkan PLUS Dongkrak Merek Lokal
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini
-
Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris
-
5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu
-
Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park
-
Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027
-
Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
-
Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara
-
Apa Perbedaan Lipstik Cair dan Lipstik Padat?
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati