- IHSG Berbalik Menguat di Awal Perdagangan Selasa
- IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Hari Ini
Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik perkasa pada awal sesi perdagangan Selasa, 2 September 2025. IHSG melemah ke level 7.771
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG hingga pukul 09.02 WIB masih mengauat ke level 7.819 atau naik 83.88 poin atau secara persentase 1,08 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,45 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 678,9 miliar, serta frekuensi sebanyak 70.340 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 475 saham bergerak naik, sedangkan 67 saham mengalami penurunan, dan 417 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AALI, AMMN, ANTM, BBCA, CBDK, CBUT, DSSA, DUT. GGRM, INDF, ITMG, MKPI.
Sementara saham-saham yang terdaftar top Looser di perdagangan waktu itu diantaranya, AMAG, AMRT, ARKO, BHAT, CARE, CPIN, DNET, ENAK, IKBI, JRPT, MAPB, MDIY.
Proyeksi IHSG
IHSG ditutup melemah cukup dalam pada perdagangan Senin (1/9/2025). IHSG turun 1,21 pesen ke level 7.736, dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 2,14 triliun.
Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, pelemahan IHSG terjadi di tengah kondisi politik dalam negeri yang belum sepenuhnya stabil. Meski begitu, analis menilai pelemahan indeks masih dapat tertahan berkat dukungan fundamental ekonomi yang solid.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah Meski Demonstrasi Protes ke DPR dan Pemerintah Mulai Mereda
"Situasi dan kondisi politik belum stabil, pergerakan IHSG diperkirakan terbatas berkat dukungan data ekonomi solid seperti surplus neraca perdagangan 63 bulan beruntun serta inflasi yang terkendali," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya, Selasa (2/9/2025).
Dari sisi global, pasar saham Amerika Serikat libur pada 1 September 2025 untuk memperingati Labor Day dan akan kembali dibuka pada 2 September 2025. Kondisi ini membuat sentimen eksternal relatif terbatas pada awal pekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang