Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) yakin para investor yang telah pergi dari Indonesia dengan membawa modal senilai Rp 1,12 trilin akibat demonstrasi pada pekan kemarin akan kembali lagi ke Tanah Air.
Diwartakan sebelumnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell hingga Rp 1,12 triliun saat demo tiga hari berlangsung di Indonesia.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Irvan Susandy mengatakan aliran modal asing yang keluar itu hanya bersifat sementara. Sebab, nantinya arus modal asing akan masuk ke Indonesia lagi.
"Tapi saya yakin dengan fundamental kuat negara kita, market kita bagus mereka akan balik lagi," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (1/9/2025).
Dia menekankan fundamental pasar modal domestik Indonesia masih cukup baik. Apalagi, beberapa emiten Indonesia juga masuk sebagai penghuni indeks global MSCI.
Indeks MSCI menjadi acuan penting bagi investor institusi global, baik yang mengelola dana pasif maupun aktif. Indeks seperti MSCI Emerging Markets, MSCI Asia ex-Japan, atau MSCI Indonesia, berfungsi sebagai tolok ukur dalam mengalokasikan dana ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Fundamentally negara kita bagus ya. Sebenernya sekarang kan indeks kita juga kemarin kan sudah MSCI rebalance weight kita naik," bebernya.
Dengan masuknya emiten di indeks global MSCI ini menandakan kepercayaan global terhadap pasar modal Indonesia. Namun, ia mengaku akan tetap memantau perkembangan dinamika keamanan domestik.
"Nah ini dinamika yang ini, yang kita coba pantau dan mudah-mudahan tidak mengakibatkan yang sudah baik ini kembali lagi, gitu ya. Kita berharap bahwa terus ini akan terus membaik," bebernya.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi Tajam Awal Pekan, Ini Analisis dan Rekomendasi Sahamnya
Menurutnya, capaian ini menandakan kepercayaan global terhadap pasar modal Indonesia. Namun, ia mengaku akan tetap memantau perkembangan dinamika keamanan domestik.
"Nah ini dinamika yang ini, yang kita coba pantau dan mudah-mudahan tidak mengakibatkan yang sudah baik ini kembali lagi, gitu ya. Kita berharap bahwa terus ini akan terus membaik," tandasnya.
Berita Terkait
-
IHSG Berbalik Arah! Simak Sentimen Pasar Jelang Pidato Jerome Powell
-
Analisis IHSG Hari Ini di Tengah Pelemahan Wall Street
-
Bisnis Penjualan Mobil Melemah, BEI Turunkan Target Penjualan Mobil Tahun 2025
-
Antrean IPO: 8 Emiten Saham Siap Melantai, Sektor Apa Saja yang Menarik?
-
BEI Beri Peringatan Kepada 167 Emiten, Imbas Lambatnya Lapor Keuangan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
-
Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya
-
Harga BBM Dijaga Tetap Stabil, Pertamina Imbau Masyarakat Hemat Energi
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu, Telur Ayam Rp32.300 per Kg
-
Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong
-
Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket
-
Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI
-
Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?
-
Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya
-
Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026