KPR jenis ini merupakan opsi terbaik buat Anda yang ingin tetap melakukan kredit namun dengan prinsip-prinsip syariah.
KPR ini tidak memiliki suku bunga, namun dengan dua prinsip yang sesuai syarirah.
Pertama adalah Murabahah di mana bank membeli rumah kemudian menjualnya kembali kepada nasabah dengan margin keuntungan tetap.
Sementara prinsip keduanya yakni Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) di mana status kepemilikan rumah dimiliki bersama, lalu secara bertahap beralih sepenuhnya kepada nasabah seiring pembayaran cicilan.
4. KPR Pembelian
Ini adalah jenis KPR untuk pembelian rumah bekas, rumah baru, ruko dan sebagainya di mana jaminannya adalah rumah yang dikredit itu sendiri atau bisa juga aset lain yang dimiliki.
5. KPR In-House
Istilah ini mungkin baru buat Anda. Namun, KPR In-House disediakan langsung oleh pengembang tanpa melibatkan bank.
Kelebihan KPR In-House adalah proses lebih cepat, syarat administrasi lebih mudah.
Baca Juga: 5 Lokasi Rumah Murah di Cileungsi Harga Mulai 130 Juta, Cocok untuk Milenial Gaji UMR
Sementara kekurangannya yang menonjol yakni tenor pendek (umumnya 3–5 tahun), cicilan lebih besar.
6. KPR Indent
Sesuai dengan namanya, KPR ini merupakan jenis kredit rumah yang dilakukan saat unit masih dalam proses pembangunan.
Harganya mungkin bisa lebih murah dari saat jadi, namun ada risiko keterlambatan pembangunan.
7. KPR Multiguna / Refinancing
Kalau jenis KPR Multiguna / Refinancing adalah mekanisme kredit di mana Anda bisa mendapatkan pinjaman baru dengan menggunakan aset rumah yang dimiliki sebagai jaminan.
Dana yang dipinjam bisa digunakan untuk renovasi rumah, biaya pendidikan, atau modal usaha.
8. KPR Take Over
KPR Take Over memungkinkan seseorang memindahkan kredit dari satu bank ke bank lain. Langkah ini sering diambil karena bunga lebih rendah, tenor lebih panjang.
9. KPR Angsuran Berjenjang
Jenis KPR ini memberikan keringanan di awal masa kredit dengan menunda sebagian pembayaran pokok hingga tahun ketiga.
10. KPR Duo
KPR Duo menawarkan dua fasilitas sekaligus yakni pembiayaan rumah dan kebutuhan lain (misalnya kendaraan atau furnitur).
Mengapa Mengajukan Kredit Rumah Perlu Skor Kredit yang Bagus?
Membeli rumah adalah keputusan finansial yang penting, dan penting untuk memiliki riwayat kredit yang baik jika Anda ingin mendapatkan suku bunga KPR terbaik.
1. Persetujuan pinjaman lebih mudah
Skor kredit yang baik dapat mempermudah persetujuan KPR. Dengan skor kredit Anda yang bagus, maka pihak bank akan lebih mudah menyetujui aplikasi kredit yang Anda ajukan.
Hal tersebut karena mereka percaya bahwa Anda bisa membayar tagihan kredit setiap bulannya.
2. Daya tawar yang lebih tinggi
Selain itu, skor kredit yang bagus juga akan membuat Anda memiliki daya tawar yang cukup tinggi. Anda bisa meminta "diskon bunga" jika memungkinkan.
Selain itu jika Anda tahu mekanismenya, Anda juga bisa bernegosiasi soal persyaratan pembayaran yang lebih menguntungkan.
Hal ini dapat membantu Anda menghemat uang dan membuat hipotek Anda lebih terjangkau dalam jangka panjang.
3. Akses ke lebih banyak pilihan pinjaman
Kredit yang baik juga dapat memberi Anda akses ke lebih banyak pilihan pinjaman, termasuk pinjaman yang didukung pemerintah.
Itulah beberapa jenis kredit rumah yang perlu Anda tahu.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
5 Lokasi Rumah Murah di Cileungsi Harga Mulai 130 Juta, Cocok untuk Milenial Gaji UMR
-
Perbedaan Rumah Subsidi dan Rumah Komersil, Ternyata Beda Banget
-
Pengajuan KPR via Bale Properti Naik 150 Persen
-
Simak Suku Bunga KPR BTN di Hari Pelanggan
-
Mengenal Macam-macam Metode Pembelian Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada