- Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
- Sri Mulyani memiliki total aset Rp49 miliar.
- Purbaya Yudhi Sadewa miliki aset Rp39,2 miliar.
Suara.com - Pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa memang cukup menghebohkan jagat maya.
Sri Mulyani yang sudah lama menjabat dan menduduki posisi Menteri Keuangan selama lebih dari sepuluh tahun dengan kerendahan hati meminta maaf kepada seluruh masyarakat apabila ia melakukan kesalahan selama bertugas.
Ia pun mengingatkan untuk tidak Lelah mencintai Indonesia. Dalam kesempatan itu pula, Sri Mulyani mengucapkan selamat serta sukses kepada penerusnya, Purbaya Yudhi Sadewa atas tugas dan tanggung jawab yang baru di embannya sebagai Bendahara Negara.
Harapan mantan Menkeu Sri Mulyani sama halnya dengan harapan masyarakat Indonesia pada umumnya. Yang mencintai Indonesia dan membuatnya rakyatnya jadi makmur dan sejahtera.
Semoga dengan hadirnya Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Indonesia yang baru, menjadikan perekomomian nasonal jadi lebih baik.
Dan sebagai warga negara Indonesia tentunya sangat menunggu gebrakan-gebrakan dari Purbaya Yudhi dengan membuat kebijakan ekonomi lebih positif lagi.
Berbicara mengenai sosok Sri Mulyani dan Purba Yudhi. Keduanya bukanlah pemain baru di pemerintahan.
Menurut berbagai sumber, keduanya memang sudah lama berkecimpung di dunia perekonomian dan keuangan nasional.
Tercatat Purbaya memulai kiprah politik dan pemerintah sebagai Staf Khusus di Bidang Ekonomi di Kemenko Perekonomian pada 2010.
Baca Juga: Sesama Teknokrat dari Kampus Saingan, Beda Pendidikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani
Sedangkan Sri Mulyani pertama kali ditunjuk sebagai Menter Keuangan pada 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Lama bekerja di pemerintahan, baik Sri Mulyani maupun Purbaya Yudha sudah melaporkan harta kekayaan di LHKPN termasuk semua aset-aset yang dimiliki.
Daripada penasaran, seberapa besar perbandingan total aset Sri Mulyani dan Purbaya Yudha, berikut ulasannya.
Aset Properti Purbaya Yudha Sadewa
Menurut catatan dari LHKPN, total aset Purbaya Yudha Sadewi capai Rp39,2 milliar. Jika dirincikan, khsus aset properti, maka:
- Tanah dan bangunan seluas 2.152 meter persegi di Jakarta Selatan setara Rp13.000.000.000.
- Tanah dan bangunan seluas 120 meter persegi di Jakarta Selatan setara Rp1.500.000.000.
- Tanah dan bangunan seluas 1.787 meter persegi di Jakarta Selatan setara Rp16.000.000.000.
Aset Properti Sri Mulyani
Sedangkan total aset Sri Mulyani sebesar Rp49 milliar. Khusus untuk aset properti, diantaranya:
- Tanah bangunan seluas 136 meter persegi di Kota sekitar Rp1.522.030.400
- Tanah dan bangunan seluas 136 meter persegi di Kota Tangerang senilai Rp2.034.800.000.
- Bangunan seluas 91 meter persegi senilai Rp1.526.100.000.
- Bangunan seluas 27 meter persegi di Kota Jakarta Pusat senilay Rp559.570.000.
- Bangunan seluas 27 meter persegi di Kota Jakarta Pusat senilai Rp559.570.000.
- Bangunan seluas 142,4 meter persegi di Kota Jakarta Selatan senilai Rp4.540.656.200.
- Tanah dan bangunan seluas 414,16 meter persegi senilai Rp20.589.230.832.
- Tanah dan bangunan seluas 257 meter persegi di Kota Tangerang, warisan senilai Rp1.045.887.200.
- Tanah dan bangunan seluas 201 meter persegi di Kota Jakarta Selatan senilai Rp6.002.660.000.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Gantikan Sri Mulyani, Menkeu Purbaya Langsung Gebrak: Saya Tak akan Bikin Kebijakan Aneh-aneh
-
Pernyataan Menteri Purbaya Blunder, Pandji Pragiwaksono Sebut Bisa Picu Demo
-
Momen Haru Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia
-
Mahasiswa Soroti Pernyataan 'Kontroversi' Menkeu Purbaya: Baru Satu Hari Jabat Langsung Mengecewakan
-
Alasan Beban Kerja Padat, Baleg Usul Pembahasan RUU Perampasan Aset Dialihkan ke Komisi III
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja