Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari pergantian menteri yang menjabat pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dari sekian mana yang diganti, ternyata nama Sri Mulyani termasuk di dalamnya.
Publik kemudian mencoba membandingkan beda pendidikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani, yang ternyata sama-sama mentereng.
Secara resmi, Purbaya Yudhi Sadewa telah menggantikan jabatan Menteri Keuangan yang tadinya dipegang oleh Sri Mulyani. Hal ini diumumkan pada Senin, 8 September 2025, pukul 16.00 lalu.
Menteri Keuangan yang baru ini sebelumnya pernah menduduki berbagai jabatan dalam pemerintahan. Lebih detail tentang riwayat pendidikan dan perbandingannya dengan Sri Mulyani dapat Anda cermati di bawah ini.
Riwayat Pendidikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa
Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sebenarnya telah menjabat berbagai posisi di pemerintahan. Ia juga tercatat pernah berkarir di perusahaan minyak dan gas multinasional, seperti misalnya menjadi field engineer di Schlumberger Overseas SA hingga tahun 1994 lalu.
Beberapa jabatan bergengsi lain juga pernah dipegangnya, seperti Ketua Dewan Komisioner LPS, Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Presiden Republik indonesia, hingga Anggota Indonesia Economic Forum sejak 2015 hingga saat ini.
Dari segi pendidikan, Purbaya Yudhi Sadewa tercatat sebagai lulusan Teknik Elektro ITB. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di bidang ilmu ekonomi Purdue University, AS. Purdue University sendiri merupakan salah satu universitas riset terkemuka yang ada di AS, yang terkenal dengan program dan ekonominya yang kuat.
Raihan gelar di doktor dari institusi pendidikan ini membuat Menteri Purbaya masuk dalam jajaran teknokrat Indonesia dengan kredensial akademis kelas dunia yang patut diperhitungkan.
Baca Juga: Bukan Hermes atau Chanel, Intip Gaya Sederhana Istri Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Jika melihat latar belakang pendidikan, Menteri Purbaya idealnya memiliki kaliber yang setara dengan mantan Menteri Sri Mulyani, yang sama-sama memiliki gelar dari lembaga pendidikan prestisius di dunia.
Riwayat Pendidikan Sri Mulyani
Lahir di Tanjung Karang, Lampung, 26 Agustus 1962 lalu, dirinya tercatat menjadi lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1986 lalu. Hanya dalam waktu dua tahun berikutnya dirinya melanjutkan pendidikan tingkat S2 dan S3 di Amerika Serikat, tepatnya di University of Illinois Urbana Champaign.
Dari pendidikan ini Sri Mulyani mendapatkan gelar Master of Science of Policy Economics di tahun 1990, dan Ph.D. of Economics di tahun 1992.
Sebelum menapaki karirnya di pemerintahan, Sri Mulyani diketahui pernah menjadi asisten pengajar di Fakultas Ekonomi UI pada usia 23 tahun. Ketika berkuliah di Amerika, Sri Mulyani juga menjadi asisten profesor.
Karirnya di dunia birokrasi dimulai ketika ia menjadi Staf Ahli Bidang Analisis Kebijakan OTO-BAPPENAS sejak 1994. ia kemudian menjadi Anggota Kelompok Kerja General Agreement on Trade in Services Departemen Keuangan di tahun 1995, dan kembali ke dunia pendidikan sebagai pengajar di Program S1 dan Program Extension FEUI pada 1998.
Berita Terkait
-
Apa Tugas Agen CIA? Profesi Prestisius yang Dikait-kaitkan dengan Sri Mulyani
-
Momen Pamitan Sri Mulyani dari Jabatan Menteri Keuangan
-
Viral Curhat Sosok Ngaku Ipar Menkeu Purbaya: Satu Mundur di Era Jokowi, Satunya Kini Gantikan SMI
-
Bukan Hermes atau Chanel, Intip Gaya Sederhana Istri Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
-
Benarkah Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Sadewa Tuding Sri Mulyani Agen CIA?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat