- Harga emas Antam naik signifikan, mendekati level tertinggi sepanjang sejarah
- Emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi baru, melebihi USD 3.800
- Ketidakpastian global dan kekhawatiran AS memicu lonjakan harga emas
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 30 September 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.234.000 per gram.
Harga emas Antam itu terus menuju level tertinggi sepanjang sejarah dengan naik sebesar Rp 12.000 dibandingkan hari Senin, 29 September 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.081.000 per gram.
Harga buyback itu juga terus melonkak Rp 12.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.167.000
- Emas 1 Gram Rp 2.234.000
- Emas 2 gram Rp 4.408.000
- Emas 3 gram Rp 6.587.000
- Emas 5 gram Rp 10.945.000
- Emas 10 gram Rp 21.835.000
- Emas 25 gram Rp 54.462.000
- Emas 50 gram Rp 108.845.000
- Emas 100 gram Rp 217.612.000
- Emas 250 gram Rp 543.765.000
- Emas 500 gram Rp 1.087.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.174.600.000
Harga Emas Dunia Ikut Pecah Rekor
Harga emas dunia kembali mencetak rekor setelah melonjak menembus level USD 3.800 per ons pada perdagangan Senin (30/9/2025) waktu setempat. Lonjakan ini terjadi di tengah ekspektasi penurunan suku bunga AS, kekhawatiran penutupan pemerintah Amerika, serta meningkatnya tensi geopolitik global.
Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1,9 persen menjadi USD 3.829,63 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di USD 3.833,37 pada awal sesi perdagangan. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup menguat 1,2 persen di posisi USD 3.855,2.
"Permintaan aset safe haven yang terfokus pada potensi penutupan pemerintah AS merupakan salah satu faktor pendorong reli emas," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, dikutip dari Reuters.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Sepekan Terakhir, Tabungan Emas Makin Cuan
Di sisi lain, indeks dolar AS turun 0,2% sehingga membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri. "Dolar berada di bawah tekanan ringan sebagai respons terhadap hal itu, yang tentu saja mendukung kompleks logam mulia," tambah Meger.
Tekanan ketidakpastian makin bertambah setelah Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin kongres untuk merundingkan perpanjangan pendanaan pemerintah. Jika gagal tercapai kesepakatan, penutupan pemerintah federal akan dimulai pada Rabu.
Situasi geopolitik juga memberi dorongan tambahan. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya berhasil menguasai desa Shandryholove di wilayah Donetsk, Ukraina.
Emas, yang kerap menjadi pilihan utama investor saat kondisi penuh ketidakpastian, kini telah melonjak lebih dari 43 persen sepanjang tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?