-
Terdapat variasi harga jual yang signifikan antar merek emas batangan (Galeri 24, Antam, dan UBS), di mana emas Antam secara konsisten memiliki harga tertinggi dan Galeri 24 menawarkan harga paling kompetitif.
-
Untuk denominasi kecil (1 gram), harga Antam (Rp2.022.000) lebih tinggi dibandingkan Galeri 24 (Rp1.931.000); tren ini semakin meluas pada denominasi besar.
-
Pada denominasi 100 gram, selisih harga antara Antam dan Galeri 24 mencapai lebih dari Rp8,6 juta, yang menjadi faktor penting bagi investor emas jangka panjang.
Suara.com - Harga emas di Pegadaian menunjukkan lonjakan signifikan pada penutupan bulan September.
Berdasarkan pembaruan data per 30 September 2025, harga jual dan beli emas, baik dalam bentuk batangan maupun tabungan emas, kompak mengalami kenaikan tajam dibandingkan posisi akhir pekan lalu.
Kenaikan ini didorong oleh ketidakpastian ekonomi global dan tingginya permintaan investor domestik terhadap aset aman (safe haven).
Fokus utama pasar adalah pada harga Tabungan Emas, di mana harga beli emas per 0,01 gram telah mencapai Rp21.310, sementara harga jual (cair) berada di Rp20.560 per 0,01 gram.
Harga emas batangan Antam mengalami kenaikan substansial dalam kurun waktu sekitar satu bulan. Emas Antam 1 gram melonjak hingga Rp341.000, sementara untuk 10 gram, kenaikannya mencapai lebih dari Rp3 juta.
Lonjakan Harga Harian: Grafik Mengindikasikan Uptrend Kuat
Grafik pergerakan harga beli Tabungan Emas selama satu minggu terakhir (24-30 September 2025) menunjukkan tren kenaikan yang semakin agresif:
24-26 September: Harga cenderung stabil di level bawah, sekitar Rp20.800 per 0,01 gram.
27-28 September: Terjadi lonjakan awal dan harga bertahan di level Rp21.000 per 0,01 gram.
29-30 September: Lonjakan tertinggi terjadi, membawa harga ke puncaknya saat ini, menembus angka Rp21.310 per 0,01 gram pada 30 September 2025.
Fenomena ini mengonfirmasi bahwa minat investor, khususnya di kota-kota besar Indonesia, untuk mengamankan nilai aset melalui emas semakin tinggi menjelang penutupan kuartal ketiga.
Baca Juga: Antam Raup Pendapatan Rp 59 Triliun
Perbandingan Denominasi Kecil (0,5 hingga 10 Gram)
Untuk ukuran kecil yang populer, yaitu 1 gram, selisih harga antara penyedia cukup terasa. Emas Antam 1 gram dibanderol Rp2.022.000 sedangkan untuk harga beli sendiri menembus Rp 2.322.000.
Harga ini lebih tinggi dibandingkan UBS yang dipatok Rp1.959.000, dan Galeri 24 yang berada di posisi terendah dengan harga Rp1.931.000.
Tren yang sama terjadi pada denominasi 10 gram:
- Antam (10 gram): Rp19.693.000
- UBS (10 gram): Rp19.111.000
- Galeri 24 (10 gram): Rp18.824.000
Selisih Harga pada Denominasi Besar Meluas
Perbedaan harga semakin signifikan pada denominasi besar. Untuk ukuran 100 gram, investor perlu mengeluarkan dana:
- Antam: Rp196.157.000
- UBS: Rp190.257.000
- Galeri 24: Rp187.526.000
Ini menunjukkan selisih harga antara Antam dan Galeri 24 untuk 100 gram mencapai lebih dari Rp8,6 juta.
Pada denominasi 500 gram, Antam juga memimpin harga tertinggi, yaitu Rp980.013.000, sementara Galeri 24 menjualnya seharga Rp936.706.000.
Berikut adalah grafik tabungan emas selama sepekan terakhir September 2025
Catatan Khusus Emas 1 Kilogram
Untuk pembelian emas dalam jumlah masif 1.000 gram (1 kg), hanya dua penyedia yang mencantumkan harga. Emas Antam dipatok pada harga Rp1.959.984.000, sedangkan Galeri 24 menawarkan sedikit lebih murah, yaitu Rp1.873.411.000. Dalam data yang disajikan, UBS tidak mencantumkan harga untuk ukuran 1.000 gram.
Perbedaan harga yang substansial antar merek ini menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat Indonesia di kota-kota besar yang menjadikan emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998