- Air Minum Biru menghadirkan solusi air minum higienis dan terjangkau.
- Lewat sistem waralaba inklusif, ada peluang usaha sekaligus memastikan akses air sehat bagi banyak daerah.
- Dengan pendekatan tersebut, manfaat ekonomi dan sosial bisa jalan beriringan.
Waralaba Biru: Peluang Bisnis yang Inklusif dan Tahan Krisis
Di balik kesuksesan merek Biru, terdapat ekosistem bisnis yang membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut tumbuh bersama.
Melalui sistem waralaba profesional, Air Minum Biru memungkinkan siapa pun, bahkan yang baru memulai usaha, untuk memiliki bisnis air minum dengan dukungan penuh dari pusat.
Kini sudah lebih dari 808 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, membuktikan kalau model bisnis Biru telah terbukti tangguh dan berkelanjutan.
Salah satu buktinya, sistem bisnis waralaba Depo Air Minum Biru teruji dan tak goyah saat pandemi Covid-19 melanda.
Karena tetap stabil dan semakin bertumbuh positif di situasi pandemi, Depo Air Minum Biru meraih penghargaan The Best 5 Franchise Brands in Indonesia 2021.
“Industri air minum tidak pernah sepi karena setiap orang butuh air setiap hari. Kami ingin membuka kesempatan seluas-luasnya agar masyarakat bisa menjadi bagian dari bisnis ini, dengan sistem yang inklusif dan mudah dijalankan,” ujar Yantje Wongso, Founder & CEO Air Minum Biru.
Sehingga bagi masyarakat yang ingin memulai usaha berdampak luas, waralaba Biru menjadi pilihan menarik.
Berdiri sejak 2002, jaringan yang telah ada memberikan keunggulan operasional, mulai dari bargaining power dalam pembelian bahan baku hingga promosi terpusat di mana brand awareness sudah terbentuk.
Baca Juga: Nyaris Setengah Anak Indonesia Kekurangan Air Minum: Dampaknya ke Fokus dan Belajar
Setiap mitra mendapatkan pelatihan, panduan operasional, dan dukungan manajemen yang terstandar agar bisnis bisa berjalan stabil dan konsisten.
Selain menjanjikan keuntungan ekonomis, kemitraan ini juga membawa nilai sosial melalui penyediaan akses air sehat dan aman bagi komunitas sekitar.
Sebagai pelaku industri yang mengedepankan keberlanjutan, Biru menjalankan usahanya selaras dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) melalui penggunaan galon guna ulang, efisiensi pemanfaatan sumber daya alam serta pemberdayaan mitra usaha lokal.
Pendekatan ini memastikan setiap aspek bisnis Biru tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya fokus pada mitra bisnis, Biru juga menghadirkan inovasi layanan bagi pelanggan setia melalui Program Loyalti Biru (PLB).
Untuk PLB Periode 4 yang bertajuk “Beli Banyak Dapat Banyak”, pelanggan bisa mengumpulkan poin setiap kali isi ulang galon melalui aplikasi Air Minum Biru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut