- CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengumumkan pihaknya akan melakukan koreksi besar-besaran terhadap laporan keuangan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
- Langkah drastis ini adalah strategi utama untuk mencapai target ambisius: kontribusi dividen sebesar Rp165 triliun pada tahun 2029.
- Rosan mengakui adanya praktik 'mempercantik' laporan keuangan di banyak perusahaan BUMN.
Suara.com - CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengumumkan pihaknya akan melakukan koreksi besar-besaran terhadap laporan keuangan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Langkah drastis ini adalah strategi utama untuk mencapai target ambisius: kontribusi dividen sebesar Rp165 triliun pada tahun 2029.
Rosan mengakui adanya praktik 'mempercantik' laporan keuangan di banyak perusahaan BUMN. Oleh karena itu, ia kini telah mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh direksi BUMN untuk menyajikan data secara jujur dan apa adanya.
"Yang kami lakukan dalam waktu setahun pertama ini sebenarnya adalah sebuah evaluasi secara total nih... kami sudah sampaikan kepada seluruh BUMN, keluarkan laporan keuangan seperti apa adanya," kata Rosan usai menghadiri diskusi di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Rosan menekankan bahwa koreksi terhadap laporan keuangan ini akan berjalan secara masif. Tujuannya adalah menampilkan kondisi finansial BUMN yang sebenar-benarnya, tanpa ditutupi oleh window dressing (mempercantik laporan).
"Setelah setahun ini akan ada berapa koreksi dari laporan keuangan, karena kami di Danantara ingin menampilkan laporan keuangan yang apa adanya," tambahnya.
Laporan keuangan yang telah dikoreksi ini rencananya akan dipublikasikan kepada masyarakat. "Nanti akan cukup masif, dan nanti pasti media akan tahu dan kita akan sampaikan," ujarnya, mengindikasikan bahwa publik mungkin akan terkejut dengan kondisi riil beberapa BUMN.
Setelah pembersihan laporan keuangan ini tuntas, Danantara akan melakukan evaluasi total untuk mengoptimalkan aset BUMN dan memberikan nilai tambah. Harapannya, dengan tata kelola yang lebih transparan dan bersih, kinerja BUMN akan meningkat secara fundamental.
"Jadi kami yakini kontribusi dividen yang dicanangkan oleh kami, rencananya itu bisa tercapai ke depannya," tutup Rosan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia
-
Perang Iran-AS Terus Bergulir, IHSG Makin Merosot ke Level 7.939
-
Airlangga Belum Bisa Pastikan Dampak Iran Vs AS-Israel ke Stok BBM
-
Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp16.872
-
Cara Hitung THR PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Ini regulasinya
-
Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol
-
Daftar Ruas Tol Gratis saat Mudik Lebaran 2026
-
Inflasi Februari 4,76% YoY, Kemenkeu Jamin Harga Pangan Aman di Ramadan-Lebaran
-
Hadapi Lonjakan Ramadan, PLN Perketat Inspeksi Pembangkit di Sumut
-
Danantara-INA Guyur Dana Rp 3,36 T ke Proyek Pabrik Kimia Milik Prajogo Pangestu