- Direktorat Jenderal Imigrasi membuka pendaftaran Surat Dukungan Working and Holiday Visa (SDUWHV) Australia 2025 dengan 5.420 kuota.
- WNI usia 18-30 tahun berkesempatan liburan sambil bekerja di Australia, di mana upah minimum per jam mencapai AUD$24,10 (sekitar Rp398 ribu).
- Meski berkesempatan dapat 1 miliar per tahun, para pencari kerja diharapkan tidak terlalu tergiur iming-iming kemudahan kerja di Australia karena juga memiliki risiko.
Suara.com - Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kementerian Hukum dan HAM telah secara resmi membuka pendaftaran Surat Dukungan untuk Working and Holiday Visa (SDUWHV) Australia tahun 2025.
SDUWHV merupakan dokumen penting yang diperlukan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengajukan visa liburan dan kerja di Negeri Kanguru.
Pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, melalui akun Instagram resmi @ditjen_imigrasi, diumumkan bahwa kuota yang tersedia untuk mendapatkan SDUWHV tahun ini mencapai 5.420 kursi.
Pendaftaran dibuka pada hari yang sama pukul 09.00 WIB, dan dapat diajukan secara daring melalui laman resmi sduwhv.imigrasi.go.id.
Peluang ini sangat diminati karena memberikan kesempatan WNI untuk menikmati liburan sekaligus mendapatkan penghasilan yang kompetitif di Australia.
Prospek Gaji Menarik di Australia (Kurs USD 1 = Rp16.589)
Bekerja di Australia menawarkan imbalan finansial yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata upah di Indonesia. Gaji di Australia bervariasi, namun upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah per tahun 2025 adalah AUD$24,10 per jam atau setara AUD$948 per minggu (sebelum pajak).
Jika dikonversikan ke Rupiah (dengan asumsi kurs AUD 1 = Rp16.589), perkiraan gaji rata-rata di Australia adalah:
- Upah Minimum Per Jam: Sekitar Rp399.785 (AUD$24,10 x Rp16.589).
- Upah Minimum Per Minggu: Sekitar Rp15.727.612 (AUD$948 x Rp16.589).
- Gaji Rata-Rata Tahunan: Bagi pekerja penuh waktu, rata-rata gaji berkisar antara AUD$92.000 hingga AUD$104.520, atau setara Rp1.526.188.000 hingga Rp1.734.821.880 per tahun (sebelum pajak).
Pekerja dengan status kasual (tidak penuh waktu) bahkan akan menerima tambahan upah sebesar 25% dari upah minimum. Gaji rata-rata per jam di seluruh sektor diperkirakan mencapai sekitar AUD$43,50, yang setara dengan Rp721.611.
Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Dipecat PSSI, Berapa Gajinya Selama Jadi Pelatih Timnas Indonesia?
Bahkan, gaji tahunan untuk posisi entry-level (pemula) rata-rata mencapai Rp1.157.942.389 per tahun, dan bagi pekerja berpengalaman bisa mencapai Rp2.297.896.711 per tahun.
Namun, patut dicatat, para pencari kerja diharapkan tidak terlalu tergiur iming-iming kemudahan kerja di Australia karena juga memiliki risiko.
Syarat Wajib Pendaftaran SDUWHV Australia 2025
Bagi WNI yang tertarik memanfaatkan kesempatan emas ini, ada beberapa persyaratan ketat yang harus dipenuhi:
Syarat Batas Usia:
- Wajib Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertempat tinggal di Indonesia.
- Usia pendaftar tidak kurang dari 18 tahun dan maksimum 30 tahun.
- Batas usia maksimum bersifat inklusif, yang berarti individu yang sudah menginjak usia 30 tahun tetapi belum genap 31 tahun masih diperbolehkan untuk mendaftar.
Dokumen Kualifikasi dan Bahasa:
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya