- Patrick Kluivert resmi didepak PSSI setelah Timnas Indonesia gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Meski dipecat, Kluivert justru menerima kompensasi hingga Rp36 miliar.
- Kritik tajam datang dari pengamat Belanda yang menyebut kegagalan Indonesia sebagai “malapetaka besar.”
Suara.com - PSSI akhirnya mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert setelah kegagalan menyakitkan Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh federasi melalui mekanisme mutual termination atau pemutusan kontrak atas kesepakatan kedua pihak.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya.
Dengan demikian, Kluivert beserta seluruh staf asal Belanda tidak lagi menjadi bagian dari struktur kepelatihan Timnas Indonesia — baik di level senior, U-23, maupun U-20.
Gagal Total di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Keputusan PSSI memutus kontrak Kluivert bukan tanpa alasan.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari 2025, mantan bintang Barcelona itu gagal membawa perubahan berarti.
Puncaknya terjadi saat Indonesia kalah 0–1 dari Irak di laga terakhir Grup B.
Gol tunggal Zidane Iqbal pada menit ke-75 memastikan Indonesia tersingkir tanpa satu pun poin dari enam laga di putaran keempat.
Baca Juga: Dipecat PSSI, Ini 3 Pekerjaan Baru yang Cocok untuk Patrick Kluivert
Sebelumnya, tim Merah Putih juga tumbang 2–3 dari Arab Saudi meski sempat mencetak dua gol penalti.
Dua kemenangan atas China dan Bahrain di fase awal menjadi satu-satunya catatan positif Kluivert selama menukangi skuad Garuda.
Secara keseluruhan, Indonesia di bawah asuhannya hanya mencetak enam gol dan kebobolan 14 kali.
Lini belakang rapuh, serangan tumpul — dua hal yang membuat kiprah Kluivert dianggap gagal total.
Kritik Tajam dari Belanda
Kegagalan itu turut menjadi sorotan di Eropa, terutama dari pengamat sepak bola Belanda, Valentijn Driessen.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tom Cruise Lanjutkan Peran Cole Trickle dalam Sekuel Film Days of Thunder
-
Manggala Agni Terus Padamkan Karhutla di Tiga Wilayah Riau
-
Viva Gold Whitening Serum Aman untuk Bumil? Ini Petunjuk Resmi dan Manfaatnya
-
Asuransi Kesehatan dari Kantor Bisa Berakhir Saat Pensiun, Ini yang Perlu Disiapkan
-
5 Aplikasi untuk Belajar Menggambar di iPad, Pemula Wajib Tahu
-
Penyebab Laba Bersih ADRO Meroket 76,84% di Semester I/2026
-
Terapi Stem Cell Kian Dikembangkan, Menjangkau Pengobatan Pengapuran Sendi hingga Kebutuhan Estetika
-
Cara Menentukan Shade Skin Tint agar Hasil Tidak Abu-Abu, Ini 6 Tips Memilihnya
-
Auto Glowing! 5 Booster Toner Korea untuk Kulit yang Tampak Lebih Sehat
-
Mahasiswa hingga Ibu Rumah Tangga Rebutan Jadi Relawan MotoGP Mandalika, Apa Menariknya?