Suara.com - PT Pegadaian kembali hadirkan program Gadai Bebas Bunga, sebagai bentuk komitmennya untuk meringankan beban finansial masyarakat di tengah tantangan ekonomi saat ini. Program ini memberikan solusi cepat dan mudah diakses bagi masyarakat yang membutuhkan dana segar untuk kebutuhan produktif maupun konsumtif.
Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari peran Pegadaian sebagai lembaga pembiayaan yang juga fokus pada sosial kemasyarakatan.
“Pegadaian Peduli adalah inisiatif kami untuk memastikan layanan keuangan inklusif dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Kami memahami bahwa banyak masyarakat membutuhkan likuiditas cepat, namun khawatir dengan biaya yang memberatkan. Melalui program ini, kami memberikan keringanan biaya gadai, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan aset emas atau barang berharga lainnya tanpa terbebani bunga, yang pada akhirnya membantu menstabilkan keuangan keluarga,” jelas Selfie.
Gadai bebas bunga memberikan kuota bebas sewa modal selama 60 hari untuk produk Gadai Reguler dan 30 hari untuk Gadai Harian dengan rentang pinjaman sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 2,5 juta rupiah. Program ini berlaku bagi nasabah baru maupun nasabah inactive atau nasabah yang tidak bertransaksi Gadai sejak 31 Desember 2024.
Program spesial Gadai Bebas Bunga ini berlaku dari awal Oktober hingga tanggal 31 November 2025. Pegadaian mengajak seluruh masyarakat yang membutuhkan dukungan finansial untuk segera memanfaatkan kesempatan emas ini. Berikut syarat dan ketentuan Gadai Bebas Bunga:
- Berlaku di seluruh outlet Pegadaian Konvensional.
- Barang jaminan berupa adalah : Emas, Elektronik, dan Motor.
- Hanya berlaku untuk satu NIK selama periode pinjaman gadai.
- NIK wajib terverifikasi Dukcapil.
- Biaya administrasi pencairan kredit tetap berlaku sesuai ketentuan
- Biaya bebas bunga tidak berlaku terhadap denda.
- Biaya bebas bunga tidak berlaku bagi barang jaminan yang akan terlelang.
- Promo tidak dapat digabung dengan program promo lainnya (single promo)
Dengan tersedianya program Gadai Bebas Bunga, Pegadaian berharap dapat terus menjalankan peran sebagai entitas bisnis yang sehat dan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, memastikan masyarakat memiliki akses yang aman dan terpercaya dalam mengelola kebutuhan finansial.
Berita Terkait
-
Komitmen Jadi Akselerator Inklusi Keuangan, Pegadaian Catat Kinerja Gemilang di Q3 2025
-
Harga Emas Hari Ini: Galeri 24 dan UBS Sentuh Rp 2,4 Juta di Pegadaian, Antam Nihil!
-
Harga Emas Sabtu 25 Oktober 2025: Antam Masih 'Hilang', UBS dan Galeri 24 Menguat
-
Pegadaian Raih Best Innovation Lewat ATM Emas, Perkuat Posisi Gold Ecosystem Leader di Indonesia
-
Pegadaian Gelar Festival Tring! di 12 Kota Se-Indonesia, Bertabur Bintang dan Promo Emas
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Harga Emas Turun, di Pegadaian Hari Ini Jadi Lebih Murah
-
Jelang Ramadan, Pemerintah Petakan 7 Komoditas Paling Rawan Picu Inflasi
-
Profil Anthony Salim: Konglomerat Salim Group, 'Penguasa' Semua Sektor di Indonesia
-
Alternatif Emas Selain Antam yang Terpercaya dan Tempat Membelinya
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Harga Bawang Putih Naik, Mendagri Bunyikan Alarm Inflasi
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran