Suara.com - PT Pegadaian kembali buktikan posisinya sebagai gold ecosystem leader. Kali ini Pegadaian meraih penghargaan Best Innovation pada acara BRI Subsidiaries Forum Q3 2025, yang diikuti seluruh perusahaan holding BRI di Menara Brilian, Jakarta, pada Kamis (23/10/2025).
Penghargaan ini diberikan atas terobosan Pegadaian dalam menghadirkan layanan Automated Teller Gold Machine (ATM Emas), sebuah inovasi yang memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi penarikan dan pembelian emas batangan secara mandiri, cepat, dan mudah, layaknya mesin ATM pada umumnya.
Kegiatan yang mengusung tema strategis “Leading Through Innovation: Shaping Market, Inspiring Change” ini menegaskan komitmen seluruh anak perusahaan BRI Group untuk memimpin pasar melalui inovasi dan inspirasi perubahan. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi momentum penting yang memicu semangat Pegadaian untuk terus bertransformasi.
“Penghargaan Best Innovation ini adalah bukti bahwa strategi kami dalam mengintegrasikan teknologi dan emas mendapatkan apresiasi. ATM Emas adalah solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan waktu dan lokasi dalam bertransaksi emas,” ujar Damar.
Beliau menambahkan, “Inovasi ATM Emas ini sejalan dengan tema ‘Leading Through Innovation’ dan peran Pegadaian sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro, yaitu memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang aman dan terjamin. Dengan adanya ATM Emas, kami mendemokratisasi kepemilikan emas, membuatnya semakin mudah dan dekat dengan masyarakat, khususnya bagi para investor muda dan nasabah yang membutuhkan layanan self-service 24 jam.”
Keberhasilan Pegadaian meraih posisi puncak di antara anak perusahaan BRI Group dalam beberapa periode, terlihat dari data Share of Voice publikasi media dan kini diakui atas inovasinya, menunjukkan sinergi yang kuat dalam ekosistem BRI.
Pegadaian terus berupaya memperkuat ekosistem emas digital melalui super apps Tring! dan integrasi layanan fisik inovatif seperti ATM Emas, memastikan bahwa layanan gadai dan investasi emas tidak hanya menjadi penopang ekonomi, tetapi juga menjadi pionir perubahan di industri jasa keuangan non-bank.
Penghargaan ini diharapkan dapat memacu seluruh Insan Pegadaian untuk terus menciptakan terobosan yang relevan dengan kebutuhan pasar, sekaligus menegaskan posisi Pegadaian sebagai Leader in the Gold Ecosystem di Indonesia.***
Baca Juga: Pegadaian Gelar Festival Tring! di 12 Kota Se-Indonesia, Bertabur Bintang dan Promo Emas
Berita Terkait
-
Panen Raya di Tengah Kota: BRI Peduli Buktikan Urban Farming Solusi untuk Masa Depan
-
Pegadaian Gelar Festival Tring! di 12 Kota Se-Indonesia, Bertabur Bintang dan Promo Emas
-
ATEA 2025: Infomedia Raih Indonesia Technology Excellence Award for Emerging Technology
-
CSR BRI Peduli - Yok Kita Gas Wujudkan Ekonomi Sirkular Lewat Daur Ulang Sampah
-
Tegaskan Komitmen Anti Fraud, Pegadaian Terus Perkuat Kepatuhan dan Transparansi Perusahaan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya