- BSI menegaskan komitmennya memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, pendampingan, dan ekosistem berbasis syariah.
- Lima strategi utama BSI mencakup pengembangan SDM, sertifikasi halal, perluasan ekosistem halal, pembiayaan syariah, dan dukungan inovasi.
- Hingga Agustus 2025, BSI telah menyalurkan Rp52,18 triliun pembiayaan ke lebih dari 356 ribu UMKM, didukung akselerasi digital lewat Portal UMKM BSI, Salam Digital, dan superapps BYOND serta BEWIZE
Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mempertegas komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan, UMKM menjadi salah satu fokus utama BSI dalam menumbuhkan usaha kerakayatan yang produktif, mapan dan berkelanjutan.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, UMKM menjadi segmen yang akan terus kami dorong untuk naik kelas.
Mulai dari pendampingan usaha non bankable.
Adapun, akses pembiayaan,program inkubasi dan penghargaan pelaku usaha hingga memberikan kesempatan untuk memasarkan produknya di kancah global.
“BSI menyiapkan lima strategi utama untuk memperkuat UMKM di seluruh Indonesia, dengan pendekatan berbasis Islamic ecosystem," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Di antaranya, dia menjabarkan, pertama, pengembangan sumber daya manusia untuk pelaku usaha.
"Kedua, memberikan sertifikasi halal, ketiga, elaborasi hulu hingga hilir memperluas ekosistem halal, keempat, memberikan akses pembiayaan sesuai syariah dan kelima, dukungan terkait inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan industri”, bebernya.
UMKM menjadi salah satu fokus BSI untuk menjadi entry gate pengembangan industri halal dan penguatan islamic ekosistem.
Baca Juga: Bank Mandiri Klaim Sudah Salurkan Rp40,7 T Dana Menkeu Purbaya
Untuk itu, BSI mendorong ekosistem kewirausahaan yang saat ini telah memiliki lebih dari 4.700 UMKM binaan yang tersebar dari Aceh hingga Makassar melalui peran BSI UMKM Center.
Selain UMKM Center, BSI juga memiliki lebih dari 20 Desa BSI dan 35 lokasi sentra UMKM.
Peran aktif BSI dalam mengembangkan industri halal memberikan pengaruh besar terhadap pertumbuhan UMKM BSI.
Hingga Agustus 2025, BSI telah menyalurkan Rp52,18 triliun atau sekitar lebih dari 356ribu number of account (NOA).
Pembiayaan ini disalurkan melalui berbagai layanan pembiayaan usaha mikro, KUR Syariah, modal kerja SME dan pembiayaan SME investasi.
Hal lain yang menjadi penguatan BSI untuk UMKM adalah akselerasi layanan digital.
Berita Terkait
-
BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP
-
Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah
-
TEI ke-40 Resmi Dibuka, Hadirkan Keunggulan Produk Indonesia Tanpa Batas
-
Strategi Sinar Mas Bawa UMKM Naik Kelas
-
Tingkatkan Kehidupan Warga Pesisir Toisapu, PNM Bangun Akses Air Bersih
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui