- Kementerian Keuangan menetapkan target rekrutmen 4.350 CPNS setiap tahun dari 2026 hingga 202.
- Kebutuhan pegawai ini dipicu oleh proyeksi pensiun, perpindahan pegawai, serta kebutuhan penggantian hasil rekrutmen.
- Rekrutmen CPNS 2026 akan memprioritaskan lulusan PKN STAN.
Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diperkirakan segera membuka peluang besar bagi para pencari kerja karena Kemenkeu siap merekrut ribuan CPNS setiap tahunnya untuk beberapa periode ke depan.
Kebutuhan pegawai baru Kemenkeu ini telah diresmikan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025, yang mengatur tentang Rencana Strategis Kemenkeu untuk periode 2025 hingga 2029.
Dalam beleid yang diundangkan pada 3 November lalu, Kemenkeu menetapkan target rekrutmen yang sangat signifikan.
Kementerian yang bertanggung jawab atas pengelolaan fiskal negara ini merencanakan untuk membuka formasi CPNS dengan kebutuhan sebanyak 4.350 orang per tahun secara konsisten, dimulai sejak tahun anggaran 2026 hingga 2029.
Dengan target tahunan sebesar 4.350 orang, total kebutuhan pegawai baru di lingkungan Kemenkeu selama lima tahun (termasuk rencana rekrutmen 2.100 orang di tahun 2025) diproyeksikan mencapai 19.500 orang.
Angka ini mencerminkan komitmen Kemenkeu untuk menjaga keberlangsungan organisasi di tengah tantangan global dan domestik.
Rencana rekrutmen massal ini bukan tanpa dasar. Kemenkeu menyusun rencana strategis ini bersamaan dengan adanya proyeksi komprehensif mengenai dinamika kepegawaian internal. Beberapa faktor yang mendorong kebutuhan rekrutmen besar ini meliputi:
Pensiun Pegawai: Adanya proyeksi jumlah pegawai yang akan memasuki batas usia pensiun dalam lima tahun ke depan.
Perpindahan/Keluar Pegawai: Perhitungan jumlah pegawai yang keluar dari instansi karena sebab lain (mutasi, resign, atau faktor lainnya).
Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Depan Kemenkeu
Penggantian Hasil 2024: Kebutuhan untuk menggantikan dan menyeimbangkan komposisi pegawai setelah hasil rekrutmen tahun 2024 diserap.
Dengan merekrut secara terstruktur, Kemenkeu bertujuan memastikan bahwa regenerasi pegawai berjalan lancar, sehingga kapasitas otoritas fiskal negara tetap optimal dan tidak terganggu oleh kekurangan sumber daya manusia.
Lulusan STAN dan Pengecualian SMA
Meskipun target jangka panjang sudah ditetapkan, implementasi rekrutmen CPNS 2026 akan memiliki prioritas taktis yang spesifik.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengumumkan bahwa lowongan CPNS Kemenkeu untuk tahun 2026 secara umum akan diprioritaskan bagi lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.
Keputusan ini diambil untuk menyeimbangkan kembali komposisi pegawai, mengingat pada rekrutmen tahun sebelumnya, Kemenkeu merekrut 1.113 pegawai dari luar STAN, jauh lebih banyak dibandingkan lulusan STAN.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru
-
Purbaya Buka Peluang Tarik Pajak E-commerce 2026
-
Siap-siap! Menkeu Purbaya Kasih Sinyal IHSG Melesat ke 10.000
-
Bansos Beras 10 Kg Dipastikan Lanjut di 2026 untuk 18 Juta Penerima
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat