- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memprioritaskan lulusan PKN STAN untuk mayoritas formasi CPNS tahun 2026.
- Menteri Keuangan mengonfirmasi bahwa sekitar 300 formasi khusus bagi lulusan SMA.
- Kemenkeu berencana merekrut 4.350 CPNS per tahun antara 2026 hingga 2029.
Suara.com - Meskipun Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, fokus utama pemerintah saat ini masih tertuju pada penyelesaian seluruh proses seleksi CASN 2024, termasuk rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan seleksi sekolah kedinasan.
Pengumuman resmi pembukaan CPNS 2026 baru akan dirilis setelah kebijakan final ditetapkan oleh instansi terkait.
Namun, di tengah penantian jadwal resmi tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan sinyal kebijakan yang jelas mengenai prioritas rekrutmen calon pegawainya untuk tahun 2026.
Prioritas ini ditetapkan langsung oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Prioritas Formasi 2026: Khusus Lulusan STAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyatakan bahwa lowongan CPNS Kemenkeu untuk tahun anggaran 2026 mendatang mayoritas akan dibuka secara eksklusif bagi lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.
Purbaya menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai respons atas komposisi rekrutmen tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun ini (2025), Kemenkeu telah merekrut sebanyak 1.113 pegawai yang berasal dari luar PKN STAN. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan rekrutmen yang berasal dari lulusan STAN yang hanya mencapai 279 orang.
"Next-nya [rekrutmen tahun 2026] akan dikhususkan untuk STAN semua. Karena 1.100 orang sebelumnya sudah direkrut dari luar STAN," ujar Purbaya pada pekan lalu.
Baca Juga: Kepala BGN Kena 'Sentil' Komisi IX DPR Soal Proses Pengajuan Tambahan Anggaran ke Kemenkeu
Kebijakan ini mengindikasikan upaya Kemenkeu untuk menyeimbangkan kembali komposisi sumber daya manusia dan memastikan adanya keunggulan kompetensi spesifik di bidang fiskal dan keuangan negara yang dimiliki oleh lulusan STAN.
Pengecualian Khusus: 300 Formasi untuk Lulusan SMA
Meskipun arah kebijakan utama adalah mengutamakan lulusan STAN, Menteri Purbaya tetap membuka peluang bagi lulusan di luar perguruan tinggi, khususnya bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA) untuk direkrut sebagai CPNS.
Pengecualian ini dilakukan atas permintaan khusus dari Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kemenkeu. DJBC melaporkan adanya kebutuhan mendesak akan tenaga kerja di lapangan sebanyak 300 orang lulusan SMA dari seluruh Indonesia.
"Karena Bea Cukai perlu tenaga kerja di lapangan. Tenaga teknisnya itu sudah ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 lulusan SMA di seluruh Indonesia. Akan direkrut di masing-masing lokasi," tutur Menteri Purbaya.
Formasi ini dikhususkan untuk kebutuhan teknis di lapangan, yang menjadi salah satu area yang tidak dapat dipenuhi hanya oleh lulusan pendidikan tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari