- Menteri UMKM Maman Abdurrahman memuji staf marketing BRI karena penjelasan KUR yang informatif saat sidak di Semarang.
- Mantri BRI mengonfirmasi KUR di bawah Rp100 juta tidak memerlukan agunan, hanya syarat usaha dan BI Checking.
- BRI telah menyalurkan KUR Rp147,2 triliun hingga Oktober 2025, memenuhi 83,2% dari total alokasi Rp177 triliun.
Suara.com - Staf marketing BRI dipuji Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat disidak terkait Kredit Usaha Rakyat atau KUR pada pekan ini.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Mantri BRI - sebutan untuk tenaga marketing BRI - menjelaskan dengan tepat dan informatif tentang kebijakan pemberian KUR untuk UMKM.
Awalnya Menteri Maman mendatangi sebuah Bank BRI di Semarang, Jawa Tengah. Ia kemudian menemui seorang Mantri BRI dan bertanya tentang prosedur pengajuan KUR untuk UMKM.
"Misalnya saya mau mengajukan KUR. Saya mau pinjam duit Rp 50 juta. Apa saja syaratnya?" tanya Maman.
Mantri BRI kemudian menjawab bahwa syarat yang diperlukan hanya dua. Yakni yang meminjam memiliki usaha dan harus melewati proses BI Checking.
"Kita anggap dua-duanya (syarat) sudah lulus. Lalu apa selanjutnya," cecar Maman.
Sang Mantri BRI menjelaskan, bahwa tahap selanjutnya adalah survei ke bisnis atau usaha calon nasabah.
Setelah survei dilakukan, maka pihak BRI akan melakukan perhitungan terkait skala serta kapasitas usaha calon nasabah. Hal ini penting untuk menentukan berapa lama jangka waktu pengembalian pinjaman dari calon nasabah kelak.
"Sehingga nanti saat melakukan pembayaran, calon nasabah tidak kesusahan," jelas Mantri BRI dengan sabar.
Baca Juga: Cicilan KUR BRI untuk Pinjaman Modal Usaha Rp70 Juta
Menteri Maman kemudian mengajukan pertanyaan pamungkas.
"Saya mau tanya lagi, Mas. Masalah agunan, bagaimana?" tukas Maman.
"Enggak pakai agunan, Pak," jawab Mantri BRI.
Saat Menteri UMKM meneruskan dan mengatakan ia masih sering menerima laporan bahwa ada UMKM yang dimintai agunan saat mengajukan KUR di bawah Rp 100 juta, pihak BRI mengatakan pihaknya tidak pernah meminta agunan pada calon nasabah dengan klasifikasi seperti itu.
"Yang tidak dimintai agunan yang meminjam dari angka berapa?" lanjut Maman.
"Satu sampai 100 juta," jawab Mantri BRI.
Berita Terkait
-
Pinjaman KUR BRI di Bawah Rp100 Juta Tidak Wajib Pakai Agunan? Ini Penjelasannya
-
Dari Anak Tukang Becak, KUR BRI Bantu Slamet Bangun Usaha Gilingan hingga Bisa Beli Tanah dan Mobil
-
KUR BRI Tembus Rp99 Triliun, UMKM Indonesia Semakin Naik Kelas
-
Kisah Pengusaha Pakan Ternak dari Ponorogo Ini Buktikan KUR BRI Bisa Bikin Usaha Berkembang
-
UMKM Pemasok Program MBG Ini Sukses Tingkatkan Skala Usaha dan Lapangan Kerja, Manfaatkan KUR BRI
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM