- IHSG dibuka menguat pada Kamis (27/11/2025) namun segera turun 0,16 persen menjadi 8.588 pada pukul 09.09 WIB.
- Perdagangan sesi awal mencatat transaksi 5,05 miliar saham senilai Rp 2,73 triliun dengan saham mayoritas stagnan.
- IHSG diprediksi melanjutkan reli penguatan karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menjadi katalis positif.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah di perdagangan awal sesi, Kamis (27/11/2025). IHSG dibuka menguat ke level 8.611.
Namun penguatan itu hanya sebentar saja, Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.09 WIB, IHSG langsung anjlok 0,16 persen ke level 8.588.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 5,05 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,73 triliun, serta frekuensi sebanyak 300.500 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 251 saham bergerak naik, sedangkan 269 saham mengalami penurunan, dan 436 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADES, ARKO, BRPT, CTBN, CUAN, INKP, LIFE, MPRO, OGUN, PNBN, PNGO, PTRO.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AADI, AMMN, BNLI, BREN, BUKK, CASA, CMRY, DSSA, FILM, INDF, INTP, MCOL.
Proyeksi IHSG
IHSG berpeluang melanjutkan reli penguatan pada perdagangan Kamis (27/11), setelah ditutup naik 0,94 persen ke level 8.602 pada sesi sebelumnya, Rabu (26/11).
Kenaikan ini terjadi meski IHSG sempat berada di zona negatif pada awal perdagangan.
Baca Juga: Superbank Akui Ada 'Risiko' Jelang IPO
Menurut riset Phintraco Sekuritas, meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve pada Desember menjadi katalis positif utama bagi pasar.
Sentimen ini mendorong sektor energi mencatat kenaikan terbesar, sementara sektor transportasi menjadi yang paling tertekan. Adapun nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp16.655 per dolar AS.
Dari eksternal, mayoritas bursa Asia juga berakhir menghijau. Penguatan terjadi di tengah kabar Taiwan yang berencana mengumumkan anggaran pertahanan tambahan sebesar 1,25 triliun dolar Taiwan (setara USD 40 miliar).
Kebijakan tersebut muncul sebagai respons terhadap percepatan aktivitas militer China di sekitar wilayah Taiwan, yang dikhawatirkan dapat meningkatkan tensi geopolitik regional. Di sisi lain, pasar juga menantikan rilis data GfK Consumer Confidence Jerman untuk Desember, yang diproyeksikan membaik dari -24,1 menjadi -22.
Secara teknikal, IHSG masih bergerak solid setelah mampu bertahan di atas MA5 dan MA20, sekaligus mengukuhkan posisi di atas level psikologis 8.600. Indikator MACD yang terus membentuk positive slope turut mempertegas potensi penguatan lanjutan.
"IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji resistance 8.650 pada perdagangan Kamis (27/11)," tulis PHINTRACO Sekuritas dalam risetnya.
Untuk perdagangan hari ini, beberapa saham yang direkomendasikan (top picks) adalah INTP, ARCI, CDIA, SMGR, dan PNLF.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan