- 37 persen konsumen menilai program poin dan reward sebagai cara paling efektif untuk membangun loyalitas.
- 63 persen konsumen merasa lebih dihargai ketika menerima hadiah dari brand.
- Sementara 49 persen lebih cenderung merekomendasikan brand yang memiliki program loyalitas memuaskan.
Suara.com - Perubahan perilaku konsumen semakin menegaskan bahwa loyalitas tak lagi ditentukan semata oleh kualitas produk, tetapi juga oleh nilai tambah dan pengalaman yang diberikan brand termasuk di industri asuransi.
Tren tersebut selaras dengan temuan studi The Truth about Customer Loyalty yang menyebutkan bahwa 37 persen konsumen menilai program poin dan reward sebagai cara paling efektif untuk membangun loyalitas. Bahkan riset global lainnya menunjukkan 63 persen konsumen merasa lebih dihargai ketika menerima hadiah dari brand, sementara 49 persen lebih cenderung merekomendasikan brand yang memiliki program loyalitas memuaskan.
Membaca arah perubahan ini, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bersama PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) resmi meluncurkan PRUPoints, program loyalitas terbaru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan bernilai tambah bagi seluruh nasabah.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis Prudential dalam menguatkan relasi jangka panjang dengan nasabah. PRUPoints hadir sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, sekaligus menandai komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi yang modern, relevan, dan sesuai dengan perubahan gaya hidup masyarakat.
Sebagai program loyalitas modern, PRUPoints memungkinkan nasabah mendapatkan poin dari berbagai aktivitas mulai dari pembayaran premi atau kontribusi, partisipasi dalam kampanye tertentu, hingga sejumlah interaksi lain dalam ekosistem Prudential. Poin tersebut dapat ditukarkan dengan beragam hadiah menarik, mulai dari voucher restoran, voucher belanja, produk pilihan, hingga katalog eksklusif bagi nasabah Prestige by Prudential.
Konsep ini memperlihatkan pendekatan baru dalam layanan asuransi: nasabah tetap memperoleh manfaat meski tidak terjadi risiko. Dengan demikian, polis yang dimiliki bukan hanya memberikan perlindungan, tetapi juga pengalaman tambahan yang bernilai dan berkelanjutan.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menegaskan bahwa PRUPoints adalah manifestasi dari komitmen 30 tahun Prudential untuk terus menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi nasabah.
“Program ini adalah bentuk apresiasi Prudential Indonesia kepada nasabah, juga bukti 30 tahun komitmen Prudential untuk terus membangun pengalaman yang bermakna. Kami ingin selalu hadir bersama nasabah, bukan hanya ketika terjadi risiko, tapi sepanjang mereka menjadi bagian dari Prudential. Loyalitas adalah kepercayaan yang terus kami jaga melalui inovasi, engagement yang lebih dekat, serta layanan yang memberikan nilai tambah,” ujarnya.
Sementara itu, Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, menyampaikan bahwa program ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan peserta dalam koridor syariah.
Baca Juga: Reopening di Palembang: Intip Desain Baru Andrew Shoes yang 'Urban' dan Koleksi Tas Serbaguna
“Prudential Syariah berjalan seiring dengan Prudential Indonesia untuk memastikan Peserta mendapatkan pengalaman terbaik yang modern, transparan, dan tetap sesuai prinsip syariah,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik