- Pada Jumat pagi (5/12/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 8.658 dan mencapai 8.658.
- Hingga pukul 09.10 WIB, transaksi melibatkan 5,86 miliar saham dengan nilai Rp 2,40 triliun dan 320.100 frekuensi.
- IHSG diproyeksikan menguat didorong sentimen global positif serta meredanya tekanan jual investor domestik.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melesat pada perdagangan, Jumat (5/12/2025) pagi. IHSG dibuka menghijau di level 8.658
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.10 WIB, IHSG betah di zona hijau dengan melonjak 0,44 persen di level 8.678.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 5,86 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,40 triliun, serta frekuensi sebanyak 320.100 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 298 saham bergerak naik, sedangkan 239 saham mengalami penurunan, dan 419 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ASII, BREN, BUKK, CASA, CBDK, COIN, CTBN, CUN, EXCL, FILM, IMPC, ITMG.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AADI, ADES, BALI, BRAM, DATA, SDDA, GGRM, GHON.
Proyeksi IHSG
IHSG diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, didorong oleh sentimen positif dari pasar global serta meredanya tekanan jual dari investor asing.
Berdasarkan riset Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, IHSG hari ini bergerak dalam kisaran support 8.595–8.550 dan resistance 8.685–8.730.
Baca Juga: Cara Transfer Saham di Stockbit dari Sekuritas Lain
CGS International menyebut mayoritas indeks di Wall Street kompak menguat, memberikan sinyal risk-on bagi pasar keuangan global.
Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas dinilai bakal memberi angin segar, terutama untuk saham-saham berbasis sumber daya alam.
Dari dalam negeri, turunnya intensitas aksi jual asing menjadi katalis tambahan yang diperkirakan menjaga ritme penguatan IHSG.
"Dengan kombinasi sentimen eksternal dan meredanya tekanan pasar, peluang penguatan lanjutan IHSG tetap terbuka," tulis CGS International.
Untuk perdagangan hari ini, beberapa saham yang direkomendasikan buy antara lain:
- EXCL
- MAPI
- ENRG
- TINS
- SSIA
- MYOR
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari