- PT Kencana Energi Lestari (KEEN) memenangkan tender PLN untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Photovoltaic Tobelo 10 MW.
- Proyek PLTS Tobelo yang mencakup baterai 8,4 MWh akan berlokasi di Halmahera Utara, Maluku Utara, mulai dibangun Kuartal II-2026.
- Proyek ini merupakan PLTS pertama KEEN dengan Perjanjian Jual Beli Listrik (PPA) dan ditargetkan menambah produksi 20,4 GWh per tahun.
Suara.com - PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) resmi ditunjuk sebagai pemenang tender pengadaan listrik IPP Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Photovoltaic Tobelo oleh PLN.
Proyek energi bersih berkapasitas 10 MW yang dilengkapi sistem baterai 8,4 MWh ini akan dibangun di Kecamatan Tobelo Utara, Halmahera Utara, Maluku Utara.
Direktur Keuangan KEEN, Giat Widjaja, menyebut penunjukan ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan.
Proyek PLTS Tobelo akan menjadi proyek PLTS pertama KEEN yang memiliki Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PPA) dengan PLN.
"Dengan dimilikinya footprint KEEN sebagai pengembang PLTS, Perseroan optimis dapat meraih lebih banyak peluang dalam tender-tender PLTS di masa mendatang, serta terus memperluas pengembangan usaha ke jenis energi baru terbarukan (EBT) dari sumber lainnya," ujarnya seperti dikutip, Jumat (5/12/2025).
Pembangunan PLTS Tobelo dijadwalkan dimulai pada kuartal II-2026, dengan masa konstruksi sekitar 18 bulan. Setelah beroperasi komersial, pembangkit ini diproyeksikan menambah produksi listrik KEEN sekitar 20,4 GWh per tahun.
Sejalan dengan kemenangan tender ini, KEEN juga tengah mengikuti berbagai tender proyek IPP lain di sejumlah wilayah Indonesia, dengan total kapasitas mencapai 180 MW.
Manajemen optimistis dapat mengamankan lebih banyak proyek baru, ditopang pengalaman panjang perusahaan dalam mengembangkan energi terbarukan dan rekam jejak penyelesaian proyek yang kuat.
Jika berhasil memenangkan tender-tender tersebut, KEEN diyakini akan semakin memperkuat kontribusinya terhadap bauran energi bersih nasional sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor energi terbarukan Indonesia.
Baca Juga: Dipantau Teknologi, PLMTG Kupang dan BMPP Nusantara 2 Dijamin Tak Alami Gangguan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T