- Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta menawarkan rumah seharga mulai Rp98 juta berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM).
- Proyek township modern ini dirancang untuk 30.000 penduduk, menyediakan akses kepemilikan rumah terjangkau bagi pekerja.
- Fasilitas dasar telah beroperasi; tahap pertama membuka 600 unit dengan potongan harga signifikan dan cicilan fleksibel.
Suara.com - Masyarakat kini memiliki kesempatan untuk beli rumah di bawah Rp 100 juta. Salah satunya, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta yang menyediakan hunian murah mulai dari Rp 98 juta dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM).
HWB Purwakarta dikembangkan oleh KSO Hunian Warisan Bangsa dan didukung Program Kemitraan UMKM LippoLand. Kawasan ini dirancang sebagai township modern dengan perencanaan matang dan kapasitas hunian hingga 30.000 penduduk.
Manajemen HWB Purwakarta menjelaskan proyek ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan hunian layak dan terjangkau, terutama di tengah kenaikan harga tanah di Jawa Barat.
"Tujuan kami adalah membuka akses kepemilikan rumah bagi lebih banyak keluarga pekerja, dengan skema pembayaran yang ringan dan fasilitas yang sudah siap digunakan," ujar Manajemen HWB Purwakarta seperti dikutip, Minggu (7/12/2025).
Skema cicilan dibuat fleksibel dengan tenor hingga 20 tahun. Dengan begitu, masyarakat bisa mencicil mulai Rp 600 ribuan per bulan.
Pembeli juga dibebaskan dari PPN dan BPHTB, sehingga biaya awal pembelian menjadi jauh lebih ringan.
Meski dijual dengan harga terjangkau, sejumlah fasilitas dasar di kawasan ini telah beroperasi, diantaranya masjid, toko kebutuhan harian,, convenience store, layanan bank.
Selain itu, tujuh rumah contoh sudah dibuka untuk publik. Pengunjung dapat melihat langsung kawasan yang sudah mulai terbentuk, termasuk 40 unit rumah yang telah berdiri beserta infrastruktur jalan.
HWB Purwakarta berlokasi di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 8.000 pabrik beroperasi di Purwakarta dan sekitarnya. Lokasinya yang strategis di antara Jakarta dan Bandung menjadi daya tarik bagi keluarga yang membutuhkan akses dekat ke pusat pekerjaan.
Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Lesu, Ekonomi Indonesia Diramal Tertekan di 2026
Manajemen HWB Purwakarta menyebut kehadiran proyek ini selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah industri.
"Kami melihat banyak keluarga ingin tinggal dekat tempat kerja, di lingkungan yang tertata dan aman. Di sinilah HWB hadir sebagai solusi," tambah Manajemen HWB Purwakarta.
Pada peluncuran tahap pertama, hanya 600 unit yang dibuka untuk publik. Unit perdana ini ditawarkan dengan potongan harga hingga 32 persen dan booking fee mulai Rp 750 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ
-
Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya
-
Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?
-
Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun
-
Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham
-
Badai PHK Belum Berlalu, Nike Kembali Pangkas 1.400 Karyawan
-
Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?
-
Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!
-
Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar
-
Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%