- Presiden Prabowo Subianto berencana membangun 40 sekolah terintegrasi dari jenjang SD hingga SMA.
- Pembangunan satu sekolah terintegrasi membutuhkan anggaran sekitar Rp 300 miliar dan akan menampung guru terbaik.
- Pilot project 40 sekolah tersebut memerlukan total anggaran Rp 12 triliun untuk perbaikan pendidikan nasional.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kalau Presiden RI Prabowo Subianto ingin membangun 40 sekolah terintegrasi lengkap dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
Menkeu Purbaya menjelaskan kalau pembangunan satu sekolah terintegrasi itu memakan anggaran sekitar Rp 300 miliar. Lembaga pendidikan ini bakal memiliki luas beberapa hektar dan menampung para guru terbaik.
"Saya ceritakan sedikit rahasia Presiden Prabowo. Dia mau bikin sekolah terintegrasi. Satu sekolah dianggarkan sekitar Rp 300 miliar. Sekolahnya seluas beberapa hektare, lengkap, dari SD sampai SMA kalau enggak salah. Itu akan dibuat gurunya yang jago-jago di situ," katanya dalam kanal YouTube Gita Wirjawan, dikutip Minggu (7/12/2025).
Bendahara Negara menyebut kalau pilot project 40 sekolah itu bakal memakan anggaran Rp 12 triliun. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun sudah menyiapkan anggaran itu demi memperbaiki kondisi pendidikan di Indonesia.
Purbaya juga memastikan kalau biaya masuk ke sekolah tersebut tidak akan terlalu mahal. Namun dirinya mengungkapkan kalau cita-cita Prabowo itu sebenarnya bukan 40, tapi 7 ribu sekolah.
Ia pun berkelakar kalau rencana Prabowo itu bisa menghabiskan anggaran lebih dari Rp 1.000 triliun.
Cita-cita Presiden bukan 40, 7 ribu. Saya sakit perut dengarnya. Tujuh ribu sekolah? Rp 1.000 triliun lebih. Mampus itu. 'Tapi bertahap saja, Pak, kalau bagus, kita perluas terus,' karena itu investasi jangka panjang untuk keberlanjutan NKRI," ungkap Purbaya.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Ogah 'Ngemis' Investasi ke Pihak Asing
-
Purbaya Blak-blakan Kondisi RI Era Jokowi: Ekonomi Susah, Swasta Enggak Dikasih Ruang
-
Cerita Menkeu Purbaya Kesulitan Kuliah S3 Ekonomi di Luar Negeri, Hampir Diceraikan Istri
-
Tegas, Iko Uwais Tepis Isu Pencitraan dalam Film Timur
-
Sekolah Masa Kini: Ketika Rasa Ingin Tahu, Karakter, dan Kegembiraan Belajar Jadi Pondasi Utama
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal
-
Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC
-
Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228
-
Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah
-
Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari
-
Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan
-
Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ
-
Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya
-
Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?