- Askrindo telah membayarkan klaim asuransi Rp105 juta kepada UMKM terdampak banjir Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
- Pembayaran klaim ini merupakan tindak lanjut komitmen perlindungan bagi 10.000 UMKM binaan Alfamart.
- Askrindo juga mengadakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana di Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan.
Suara.com - Pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bisa mengajukan klaim asuransi kepada PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang terdampak bencana banjir Sumatera. Asalkan, pada UMKM itu menjadi nasabah asuransi usaha Askrindo.
Askrindo sendiri telah membayarkan klaim santunan Asuransi Mikro Usahaku kepada puluhan UMKM binaan Alfamart yang terdampak bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat pada akhir November lalu.
Total klaim yang dibayarkan mencapai Rp 105 juta, mencakup risiko banjir dan kerusakan berat pada tempat usaha.
Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, mengatakan, pembayaran klaim ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan dan kepastian bagi pelaku UMKM, sekaligus tindak lanjut dari kerja sama Askrindo dan Alfamart yang telah memberikan perlindungan Asuransi Mikro Usahaku kepada 10.000 UMKM binaan Alfamart di seluruh Indonesia.
"Pembayaran klaim ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk mendampingi UMKM agar dapat segera bangkit pascabencana. Kami memastikan proses klaim berjalan cepat, tepat, dan transparan," ujar Fankar di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menambahkan asuransi mikro berperan
penting dalam menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat literasi risiko.
"Melalui Asuransi Mikro Usahaku, UMKM tidak lagi khawatir atas keberlanjutan usahanya karena ada perlindungan saat bencana seperti banjir ini terjadi," kata Budhi.
Askrindo juga menegaskan ketersediaan dua produk asuransi mikro yang saling melengkapi: Asuransi Mikro Usahaku dengan santunan hingga Rp 5 juta, serta Asuransi Mikro Rumahku dengan santunan hingga Rp 20 juta.
Selain pembayaran klaim asuransi UMKM, Askrindo juga menggelr kegiatan trauma healing yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dan didukung oleh KOMNAS Perlindungan Anak.
Baca Juga: Danantara Bangun 15.000 Hunian Sementara untuk Korban Banjir Sumatera
Trauma healing ini merupakan bagian dari proses penyembuhan bagi warga terdampak bencana khususnya anak-anak, guna mengalihkan trauma berkepanjangan. Program trauma healing ini menjadi wujud nyata kepedulian Askrindo dalam penanganan pascabencana kepada anak-anak melalui tenaga pendidik.
Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko, R Mahelan Prabantarikso, mengatakan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi juga pada kesehatan jiwa anak-anak sebagai kelompok rentan lewat tenaga pendidik dan juga masyarakat.
"Selain itu juga dengan pelatihan penanganan trauma healing bagi ratusan guru yang akan menjadi fasilitator utama di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Sehingga dengan peran guru, anak-anak akan lebih cepat mengalihkan kejadian buruk yang menimpa mereka," pungkas Mahelan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif