- Asuransi Sinar Mas melakukan pencairan klaim kendaraan Rp1,07 miliar ke korban banjir Sumut.
- Proses pencairan dilakukan selama 2 hari kerja.
- Sejak terjadinya banjir, Asuransi Sinar Mas telah proaktif menghubungi nasabah yang berpotensi terdampak untuk melakukan pendataan.
Suara.com - PT Asuransi Sinar Mas melakukan pembayaran klaim asuransi kendaraan bermotor dengan total nilai Rp1.070.550.000 kepada 7 (tujuh) debitur PT OTO Multiartha yang terdampak banjir di Sumatera Utara.
Pembayaran klaim dibayarkan hanya dalam waktu 2 hari kerja sejak dokumen dinyatakan lengkap.
Adil Erguna Ginting, Pimpinan PT Asuransi Sinar Mas Cabang Medan, menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan kepada para nasabah Asuransi Sinar Mas yang terdampak banjir.
“Mewakili Manajemen Asuransi Sinar Mas, kami menyampaikan keprihatinan kami atas bencana banjir yang terjadi pada tanggal 27 November 2025 lalu. Sejak terjadinya banjir, Asuransi Sinar Mas telah proaktif menghubungi nasabah yang berpotensi terdampak untuk
melakukan pendataan. Kami berkomitmen untuk mempercepat proses penanganan klaim agar nasabah dapat segera memperoleh kepastian, sehingga dapat merasa lebih tenang dan terbantu,” ujar Adil.
Basar Siregar, Branch Manager PT OTO Multiartha Medan, menyampaikan apresiasinya atas
penanganan dan pembayaran klaim yang dilakukan Asuransi Sinar Mas. Ia menilai proses klaim berjalan cepat dan didukung koordinasi yang baik dari tim Asuransi Sinar Mas Medan.
“Hal ini mencerminkan komitmen dan profesionalisme Asuransi Sinar Mas dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” ujar Basar.
Seluruh penerima klaim menyampaikan apresiasinya atas proses pembayaran klaim tersebut, diantaranya disampaikan oleh Rahman dan Beti.
Baca Juga: Kondisi Terkini Lokasi Banjir Bandang Sumatera Utara
“Terima kasih kepada Asuransi Sinar Mas yang telah menerima klaim asuransi kendaraan saya akibat banjir. Alhamdulillah, prosesnya berjalan cepat dan sangat membantu,” ujar Rahman, debitur PT OTO Multiartha.
Hal serupa disampaikan oleh Beti, Ia mengungkapkan rasa syukur atas proses klaim yang dinilai cepat dan tanpa kendala. “Pelayanan yang saya terima sangat baik dan klaim langsung diproses dalam waktu singkat. Terima kasih kepada Asuransi Sinar Mas dan OTO Multiartha atas bantuannya,” katanya.
Sebagai informasi, risiko banjir tidak secara otomatis dijamin dalam polis standar asuransi kendaraan bermotor maupun asuransi kebakaran. Perlindungan terhadap banjir termasuk dalam kategori jaminan perluasan yang hanya berlaku jika ditambahkan pada saat pembelian polis.
Polis asuransi yang dimiliki oleh ketujuh nasabah yang dibayarkan klaimnya adalah polis asuransi kendaraan dengan jaminan Total Loss Only / Comprehensive dengan perluasan jaminan banjir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif