- ADRO mengumumkan dividen interim 2025 senilai Rp4,17 triliun, dibagikan dengan DPR 82,5% per 28 Desember 2025.
- BBRI mengalokasikan dividen interim 2025 sejumlah Rp20,63 triliun, dengan rasio pembayaran 50,59% dari laba perusahaan.
- Kedua emiten, ADRO dan BBRI, memiliki tanggal cum date dividen yang sama yaitu pada hari Senin, 29 Desember 2025.
Suara.com - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dijadwalkan memasuki masa cum date dividen pada Senin (29/12/2025).
ADRO Bagikan Dividen Interim Senilai Rp4,17 Triliun
Emiten tambang PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) secara resmi mengalokasikan dividen interim untuk tahun buku 2025 dengan nilai total mencapai USD250 juta, atau jika dikonversi setara dengan Rp4,17 triliun.
Dana dividen tersebut bersumber dari perolehan laba bersih perusahaan per kuartal ketiga 2025.
Berdasarkan laporan yang dirilis pada Minggu (28/12/2025), kebijakan dividen ini mencerminkan Dividend Percentage Ratio (DPR) yang sangat tinggi, yakni sekitar 82,5 persen dari total laba bersih.
“Berdasarkan keputusan direksi dan dewan komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, perseroan akan membagikan dividen tunai interim tahun buku 2025 sebesar US$250 juta,” tulis manajemen ADRO dalam keterangan resminya.
Rincian Dividen ADRO:
- Nilai Dividen: Rp144,89 per lembar saham.
- Harga Saham Terakhir: Rp1.890.
- Estimasi Dividend Yield: 7,66 persen.
Dengan angka yield yang menembus 7,6 persen, dividen ADRO kali ini dikategorikan sebagai dividen "jumbo" karena memberikan tingkat imbal hasil yang jauh di atas bunga deposito perbankan saat ini.
Bank BRI (BBRI) Alokasikan Rp20,63 Triliun untuk Pemegang Saham
Baca Juga: Saham INET Anjlok di Tengah Rencana Rights Issue Rp3,2 Triliun, Ini Penyebabnya
Di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga tak kalah agresif dalam mengapresiasi para investornya.
Bank dengan jaringan terluas di tanah air ini menetapkan nilai dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp20,63 triliun. Jumlah tersebut setara dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 50,59 persen dari kinerja laba perusahaan.
Dhanny selaku Sekretaris Perusahaan BBRI menyatakan bahwa setiap pemegang saham akan mendapatkan jatah sebesar Rp137 per lembar saham. Langkah ini menunjukkan fundamental BBRI yang tetap kokoh di tengah dinamika ekonomi nasional.
Rincian Dividen BBRI:
- Nilai Dividen: Rp137 per lembar saham.
- Harga Saham Terakhir: Rp3.770.
- Estimasi Dividend Yield: 3,63 persen.
Meskipun yield BBRI secara persentase lebih kecil dibanding ADRO, kepastian dividen dari emiten perbankan pelat merah seringkali menjadi pilihan utama bagi investor yang mengedepankan keamanan dan stabilitas jangka panjang.
Panduan Jadwal
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%
-
Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa
-
Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller
-
Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon
-
Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun
-
Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita
-
Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba
-
Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar
-
Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi