Suara.com - Indonesia Eximbank (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/LPEI) berhasil meraih kategori Fase Praktik yang Baik (Good Practice Phase) dalam hasil penilaian Risk Maturity Assessment (RMA) tahun 2025 yang dilakukan oleh konsultan independen, RWI Consulting.
Penilaian ini menunjukkan bahwa Indonesia Eximbank sudah menjalankan dan mengintegrasikan aspek tata kelola risiko dengan baik, termasuk dalam hal proses, budaya kerja, dan kinerja organisasi. RMA merupakan representasi dari komitmen dalam mengimplementasikan tata kelola dan manajemen risiko yang baik di lingkungan organisasi Lembaga.
“Pencapaian ini menegaskan komitmen Indonesia Eximbank untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan risiko dan Tata Kelola Lembaga yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Hal ini juga sejalan dengan transformasi selama lima tahun terakhir yang telah membawa Indonesia Eximbank ke titik perubahan signifikan dengan pencapaian positif.” kata Direktur Manajemen Risiko LPEI, Sam Malee.
Meski sudah berada di kategori “Praktik yang Baik”, Indonesia Eximbank terus berkomitmen untuk memperkuat manajemen risiko dan tata kelola lembaga, khususnya dalam membangun budaya sadar risiko dan meningkatkan kemampuan organisasi.
Untuk itu, Indonesia Eximbank telah menyiapkan roadmap 2026–2030 dengan fokus pada:
1. Penguatan budaya risiko yang terstruktur dan konsisten di seluruh unit.
2. Peningkatan keterlibatan dan dukungan penuh dari pucuk pimpinan untuk ketahanan organisasi.
3. Peningkatan pemahaman dan kesepakatan unit bisnis terhadap batasan risiko Lembaga.
"Indonesia Eximbank akan senantiasa mengoptimalkan penerapan manajemen risiko yang selaras dengan kondisi bisnis serta mandat mendorong ekspor nasional. Sejalan dengan itu, Indonesia Eximbank berkomitmen untuk melaksanakan perbaikan berkelanjutan yang memberikan nilai tambah nyata, sekaligus mendukung terwujudnya tujuan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan." kata Sam Malee. ***
Berita Terkait
-
Skor Indeks Integritas Nasional 2025 Cuma 72,32, KPK: Indonesia Masih Rentan
-
Indonesia Eximbank Dorong Potensi Ekspor Kemiri Nusa Tenggara Barat
-
Indonesia Eximbank Perkuat Integrasi Regional dan Ekspor dalam AEBF 2025
-
Kapan Libur Sekolah Semester Ganjil 2025/2026? Cek Jadwalnya di Sini dan Rencanakan Liburanmu
-
Dorong Pembiayaan Syariah Indonesia, Eximbank dan ICD Perkuat Kerja Sama Strategis
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman