- PT Maybank Indonesia menargetkan pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) terjadi pada tahun 2027, sesuai regulasi OJK.
- Saat ini aset UUS Maybank tercatat Rp42 triliun, masih di bawah batas minimum Rp50 triliun untuk pemisahan.
- Perusahaan menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar sembilan hingga sepuluh persen pada akhir tahun 2026.
Suara.com - PT Bank Maybank Indonesia Tbk menargetkan pemisahan alias spin off unit usaha syariah (UUS), dilakukan pada tahun 2027 mendatang.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan target itu akan dilakukan jika aset UUS mencapai jumlah minimal kewajiban spin off.
Dia memastikan, spin off bakal segera dilakukan sesuai regulasi berlaku.
Adapun, total aset Maybank Syariah tercatat sebesar Rp42 triliun.
Nilai itu meningkat dibandingkan posisi Juni 2025 yang sebesar Rp40,9 triliun, namun masih berada di bawah ketentuan minimum spin off sebesar Rp50 triliun.
“Kami sedang melakukan progres terus. Saat ini (jumlah aset) mencapai kisaran Rp42 triliun. Tentunya pada saat kami sudah mencapai batas, kami akan spin off sesuai dengan peraturan,” katanya di Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026).
Kata dia, spin-off ini bukan sekadar aksi korporasi biasa, melainkan respons terhadap peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Untuk itu, lembaga ini mewajibkan UUS melakukan pemisahan apabila asetnya telah mencapai persentase tertentu dari induknya atau telah mencapai batas nilai tertentu.
"Tentunya, pada saat kita sudah mencapai limit di Syariah Banking kita, kita akan melakukan spin-off sesuai dengan peraturan yang ditetapkan,” tutur Steffano.
Baca Juga: Izin Usaha Pendirian Unit Syariah PT Manulife Indonesia Dicabut, Ini Alasannya
Selain itu, perusahaan terus mendorong tren penyaluran kredit agar tumbuh tinggi di tahun 2026. Lantaran, total kredit yang disalurkan pada tahun 2025 menurun.
Dia mengatakan, banyak tantangan yang harus dihadapi perusahaan dalam mendorong sektor pertumbuhan kredit.
Apalagi, gejolak ekonomi yang belum stabil membuat nasabah mengambil langkah hati-hati.
"Banyak nasabah yang lebih hati-hati menggunakan fasilitasnya. Karena fasilitas kan dipakai berdasarkan kebutuhan, kalau ada kebutuhan baru dipakai,” jelas Steffano.
Untuk itu, Maybank Indonesia membidik penyaluran kredit ditargetkan tumbuh di kisaran 9 persen hingga 10 persen di akhir tahun 2026.
Salah satu yang menjadi fokus kredit Maybank Indonesia adalah UMKM.
Berita Terkait
-
Tabungan Haji Bank Mega Syariah Capai Rp 324 Miliar, Apa Untungnya Bagi Nasabah?
-
KB Bank dan KB Bank Syariah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Sumatera
-
BCA Syariah WEpreneur Summit 2025: Dukung UMKM Perempuan Berdaya, Tumbuh, dan Memimpin
-
Dana P2P Lending PT Dana Syariah Indonesia Cuma 0,2 Persen, Tata Kola Semrawut?
-
Layanan Cabang Berangsur Normal, 72 Persen BSI Regional Aceh Sudah Beroperasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN