- DPR dan Pemerintah berkomitmen memulihkan wilayah Sumatera terdampak bencana sebelum Ramadhan 2026.
- Wakil Ketua DPR Dasco Achmad mendorong Satgas Rehabilitasi yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian.
- Struktur Satgas Percepatan telah ditetapkan Presiden melalui keputusan tertanggal 8 Januari 2026.
Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah pusat menegaskan komitmen mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera, termasuk Provinsi Aceh. Target utama yang dipasang adalah memastikan roda pemerintahan daerah kembali berjalan normal sebelum memasuki bulan Ramadhan 2026.
“Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah menargetkan seluruh roda pemerintahan di seluruh daerah berjalan normal sebelum puasa Ramadhan,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Achmad di Banda Aceh, seperti dikutip dari Antara, Sabtu.
Pernyataan tersebut disampaikan Dasco usai memimpin rapat koordinasi antara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Provinsi Aceh. Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Dalam forum koordinasi itu, Dasco menyampaikan bahwa proses penanganan bencana di berbagai daerah terdampak telah dilakukan secara bertahap. Ia optimistis seluruh upaya pemulihan dapat dimaksimalkan agar persoalan pascabencana bisa tertanggulangi sebelum Hari Raya Idulfitri.
DPR juga mendorong Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk melakukan penanganan berskala nasional dengan skema percepatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.
“Saya akan persilakan mulai saat ini kepada Pak Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera kemudian untuk memimpin sampai dengan selesainya bencana di Sumatera,” kata Dasco.
Ia menegaskan Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI akan menjalankan fungsi dukungan di bidang anggaran, regulasi, pengawasan, serta koordinasi lintas lembaga dan kementerian agar program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa satgas yang dipimpinnya difokuskan untuk mempercepat tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Ia mengungkapkan, struktur satgas tersebut diperkuat oleh tim pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dengan anggota seluruh menteri koordinator Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
Selain itu, Mendagri didampingi empat wakil ketua pelaksana, yakni Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani.
“Ini memang mesin besar yang harus bergabung,” katanya.
Tito menambahkan, keputusan presiden terkait pembentukan satgas tersebut telah ditetapkan pada 8 Januari 2026. Sejak saat itu, satgas telah menggelar sedikitnya dua rapat koordinasi untuk menyusun langkah lanjutan serta memetakan kondisi wilayah terdampak.
Menurutnya, wilayah terdampak bencana telah diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yakni belum normal, mendekati normal, dan sudah normal. Setiap kategori akan ditangani dengan pendekatan dan strategi pemulihan yang berbeda sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan daerah.
Berita Terkait
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026