Suara.com - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri bernilai tambah melalui partisipasinya dalam fasilitas kredit sindikasi bagi PT Petro Oxo Nusantara (PON). PON merupakan perusahaan petrokimia nasional berorientasi ekspor dengan pangsa pasar yang kuat di kawasan Asia dan Timur Tengah.
Dalam pembiayaan sindikasi tersebut, KB Bank mengambil porsi pembiayaan dengan nilai total USD 95,92 juta. Fasilitas kredit ini dialokasikan untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi, memperkuat struktur pendanaan, serta memenuhi kebutuhan modal kerja PT Petro Oxo Nusantara. Pada skema sindikasi ini, KB Bank dipercaya menjalankan peran strategis sebagai Joint Original Mandated Lead Arranger, Underwriter, and Bookrunner (JOMLAUB) sekaligus Escrow Agent, mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
PT Petro Oxo Nusantara merupakan produsen pionir sekaligus terbesar untuk produk 2-Ethyl Hexanol (2-EH), Normal-Butyl Alcohol (NBA), Iso-Butyl Alcohol (IBA), serta CO Liquid (LCO) di Indonesia dan Asia Tenggara. Berbagai produk tersebut menjadi bahan baku penting bagi sejumlah sektor industri, antara lain plastik, cat, perekat, dan industri turunannya. Sebagian besar hasil produksinya dipasarkan ke luar negeri, mencakup China, Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab, Australia, hingga India.
PT Petro Oxo Nusantara juga tercatat sebagai bagian dari Pertamina Group melalui PT Tuban Petrochemical Industries, dengan peran strategis dalam mendorong pengembangan industri petrokimia nasional.
Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, menyampaikan bahwa keikutsertaan KB Bank dalam pembiayaan sindikasi ini selaras dengan strategi perseroan untuk memperkuat portofolio pembiayaan pada sektor-sektor produktif yang berorientasi ekspor serta memiliki daya saing di tingkat global.
"Pembiayaan sindikasi kepada PT Petro Oxo Nusantara merupakan bagian dari komitmen KB Bank dalam mendukung pengembangan industri petrokimia nasional yang berkontribusi besar terhadap rantai pasok industri dan kinerja ekspor. Kami optimistis kolaborasi ini akan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, baik bagi Perseroan maupun bagi perekonomian nasional," ujar Kunardy Darma Lie dalam keterangan resminya pada Kamis, (15/1/2026).
Di luar aspek pembiayaan, keterlibatan KB Bank dalam skema sindikasi ini turut menciptakan peluang sinergi serta pengembangan berbagai layanan perbankan lainnya, seperti pengelolaan escrow, pembiayaan perdagangan (trade finance), hingga layanan treasury dan valuta asing.
Presiden Direktur PT Petro Oxo Nusantara Jaya Martapa menyampaikan “Kami mengapresiasi & berterima kasih atas kepercayaan para kreditur yang telah bekerjasama sehingga kredit sindikasi ini dapat terlaksana. Kami percaya melalui kemitraan strategis ini dapat menciptakan iklim usaha industri sektor petrokimia yang positif serta memberikan manfaat lebih bagi devisa negara serta pembangunan nasional.”
Ke depan, KB Bank berkomitmen untuk terus meningkatkan keterlibatannya dalam pembiayaan sindikasi maupun proyek-proyek strategis lintas sektor, sebagai wujud dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.***
Baca Juga: Unit Propylene Recovery Pertamina Balikpapan Resmi Memasuki Tahap Uji Coba
Berita Terkait
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Strategi KB Bank Mengejar Posisi 10 Bank Terbesar
-
Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia
-
Industri Petrokimia Dinilai Punya Peluang Besar Berkembang di Indonesia
-
KB Bank Percepat Transformasi Aset Melalui Transaksi Sukuk Rp400 Miliar dengan Tjiwi Kimia
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
-
KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya