- IHSG ditutup melemah signifikan 2,66 persen ke level 8.016 pada Senin (2/3/2026) akibat ketegangan geopolitik.
- Pelemahan pasar dipicu investor menghindari aset berisiko; namun sektor energi dan emas menguat karena harga komoditas.
- Inflasi Februari 2026 naik menjadi 0,68 persen bulanan dan 4,76 persen tahunan, Rupiah melemah ke Rp16.868/USD.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (2/3/2026). Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, IHSG terkoreksi 2,66 persen ke level 8.016,83.
Tekanan pasar dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2) yang memicu perang terbuka. Kondisi tersebut mendorong investor global menghindari aset berisiko (risk off) dan beralih ke instrumen yang lebih aman.
Kenaikan harga minyak mentah turut memicu kekhawatiran akan potensi lonjakan inflasi global. Jika berlangsung lama, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan suku bunga yang dapat menekan pasar saham.
Meski demikian, pelemahan IHSG tidak berlangsung lebih dalam karena mayoritas saham sektor energi dan tambang emas justru membukukan penguatan. Kenaikan harga komoditas menjadi katalis positif bagi saham-saham berbasis energi dan emas.
Di pasar valuta asing, rupiah spot ditutup melemah ke level Rp 16.868 per dolar AS, sejalan dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia.
Dari dalam negeri, data inflasi Februari 2026 tercatat naik 0,68 persen secara bulanan (month-to-month) dari sebelumnya deflasi 0,15 persen pada Januari 2026. Kenaikan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang secara historis memang menjadi penyumbang utama inflasi saat Ramadan.
Secara tahunan, inflasi berakselerasi menjadi 4,76 persen year-on-year (YoY) dari 3,55 persen YoY dan menjadi level tertinggi sejak Maret 2023. Kenaikan ini dipengaruhi faktor basis rendah akibat diskon tarif listrik pada awal 2025.
Sementara itu, surplus neraca perdagangan turun menjadi 0,95 miliar dolar AS pada Januari 2026 dari 3,49 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan dipicu lonjakan impor 18,21 persen YoY, sementara ekspor hanya tumbuh 3,39 persen YoY.
Di sisi lain, aktivitas manufaktur masih menunjukkan ekspansi. Manufacturing PMI Indonesia naik ke level 53,8 pada Februari 2026 dari 52,6 pada Januari 2026, ditopang kenaikan permintaan domestik.
Baca Juga: BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level psikologis 8.000 dan berada di atas MA200. Namun, penyempitan histogram positif MACD terus berlanjut dan berpotensi membentuk pola death cross. Jika IHSG menembus ke bawah level 8.000, indeks berpeluang menguji support berikutnya di kisaran 7.860–7.900.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 54,08 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,77 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,60 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 113 saham bergerak naik, sedangkan 704 saham mengalami penurunan, dan 141 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, OILS, RUIS, ENRG, APEX, BBSI, ELSA, IFSH, MEDC, INDY, ARTA, WOWS, BESS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, POLI, TRUE, DPUM, BUVA, ROCK, PADA, BELL, BNBR, MINA, FILM, JSPT, STRK.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 19 Juli 2026, Siap-siap Cuan Besar
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan
-
Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX
-
Review Series A Good Girl's Guide to Murder, Misteri Hilangnya Siswi Populer
-
17 Kode Redeem FF Aktif 19 Juli 2026: Kesempatan Klaim Hadiah Kolaborasi Blue Lock
-
Spanyol Siapkan Senjata Taktik Fleksibel demi Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
-
Saling Balas 10 Gol, Segini Uang yang Diraih Inggris Setelah Kalahkan Prancis!
-
Rayakan Musim Panas dan Kebebasan Diri, BB Girls Rilis Lagu Body Wave