- Banjir di Kabupaten Pekalongan menyebabkan jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Sragi terputus sejak Sabtu dini hari.
- Ketinggian air mencapai sepuluh sentimeter di atas rel, memaksa PT KAI menghentikan sementara perjalanan KA jarak jauh.
- Sebagian kereta dialihkan melalui jalur selatan sebagai mitigasi, sementara beberapa jadwal keberangkatan dari Semarang dibatalkan.
Suara.com - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Sabtu dini hari mengakibatkan jalur kereta api (KA) antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi terputus.
Genangan air yang merendam rel membuat lintasan tersebut tidak dapat dilalui dan dinyatakan berbahaya bagi perjalanan kereta.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa ketinggian air di beberapa titik sudah melampaui batas aman operasional rel.
“Genangan di beberapa titik sudah mencapai 10 sentimeter di atas rel. Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati,” kata Luqman, Sabtu (17/1/2026).
Akibat kondisi tersebut, jalur KA Pantura Jawa Tengah ditutup sementara. Penutupan ini berdampak pada terganggunya sejumlah perjalanan kereta jarak jauh yang melintas di lintasan tersebut.
“Sejumlah perjalanan KA dihentikan sementara akibat jalur yang terputus itu,” ujarnya.
Beberapa kereta yang terdampak antara lain KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium, KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya, serta KA Dharmawangsa.
PT KAI memastikan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi genangan air di lokasi terdampak, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan melakukan upaya mitigasi. PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Luqman.
Baca Juga: Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
Kereta Dialihkan Lewat Jalur Selatan
Sebagai langkah antisipasi selama banjir masih menggenangi rel di wilayah Pekalongan, PT KAI memberlakukan pola operasi memutar bagi sejumlah kereta yang melintas jalur Pantura Jawa Tengah.
Luqman menjelaskan, kereta dari arah barat akan dialihkan melalui jalur selatan.
“Perjalanan sejumlah KA dari arah barat memutar melalui rute Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Gambringan hingga Semarang Tawang,” terangnya.
Kereta yang mengalami perubahan rute perjalanan antara lain KA Argo Anjasmoro, KA Harina, dan KA Kamandaka.
Selain pengalihan rute, beberapa perjalanan KA dari Stasiun Semarang juga terpaksa dibatalkan akibat dampak banjir tersebut. Kereta yang dibatalkan keberangkatannya meliputi KA Kaligung dan KA Merbabu.
PT KAI mengimbau masyarakat dan pengguna jasa kereta api untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan KA serta menyesuaikan rencana perjalanan selama penanganan banjir masih berlangsung.
Berita Terkait
-
Shandy Purnamasari dan Ekspedisi Dapur Kemanusiaan, Bawa 99 Ribu Porsi Makanan ke Aceh Tamiang
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14-17 Januari 2026
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Raizal Arifin Jadi Komisaris PT KAI, Apa Tugasnya dan Berapa Gajinya?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Biaya Perang AS vs Iran Beberapa Bulan Tembus Rp 670 Triliun, untuk Bayar Apa Saja?
-
TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah
-
Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
5 HP Murah RAM 8 GB dan Memori 256 GB yang Sudah Support NFC, Mulai Rp1 Jutaan
-
Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI
-
"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!