Bisnis / Properti
Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:38 WIB
Foto udara sejumlah kendaraan antre menunggu jadwal dibukanya jalan di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (10/1/2026). Antran terjadi karena masih ada pengerjaan infrastruktur yang rusak pascabencana banjir bandang dan longsor. [Antara]
Baca 10 detik
  • Kementerian PU menyatakan semua kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah terhubung kembali pascabencana November 2025.
  • Menteri PU Dody Hanggodo mengumumkan ini di Jakarta pada Jumat (16/1/2026) setelah 52 hari bencana.
  • Kementerian PU kini fokus membangun jembatan permanen karena hampir 2.000 jembatan daerah masih putus.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan tidak ada lagi kabupaten/kota yang terisolasi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pasca banjir serta longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Dody menyebut 52 hari pascabencana, jalan dan jembatan nasional di tiga provinsi tersebut seluruhnya sudah tersambung kembali.

"Jadi, per hari ini saya bisa katakan, sudah tidak ada lagi kabupaten kota yang terisolasi," kata Menteri PU Dody Hanggodo kepada wartawan di Kementerian PU, Jakarta pada Jumat (16/1/2026).

Ia menerangkan Kementerian PU ke depan akan fokus membangun jembatan-jembatan permanen di tiga provinsi tersebut. Saat ini jembatanjembatan yang putus akibat banjir dan longsor diatasi dengan jembatan bailey atau armco.

"Jembatan nasional yang memang rusak para seperti Tarutung-Sibolga kita akan kerjakan permanen, enggak bisa apa, fungsional, harus permanen. Tapi sudah bisa dilalui dengan menggunakan jalan provinsi," ujarnya.

Lebih lanjut Menteri Dody mengakui bahwa mayoritas jembatan di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh yang terdampak banjir serta longsor belum tersambung kembali. Dody menegaskan pembangunan jembatan akan jadi fokus kementerian ke depan.

"Hampir 2000-an jalan jembatan daerah yang masih putus. Jembatan itu baru kita kejarkan sekitar 15 persenan. Masih ada 80 persen yang kita kejar supaya bisa selesai cepat-cepatnya," kata Dody.

Hal itu menjadi prioritas untuk memulihkan kembali mobilitas masyarakat yang terdampak.

"Jadi fokusnya kita sekarang ke arah sana, jembatan daerah terutama. Karena di itu butuh banyak bailey, butuh banyak armco," ujar Dody.

Baca Juga: Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh

Load More