- Data BPN pada Selasa (20/1/2026) menunjukkan mayoritas komoditas strategis mengalami penurunan harga rata-rata nasional.
- Cabai merah besar, bawang merah, dan telur ayam ras termasuk komoditas yang menunjukkan koreksi harga cukup signifikan.
- Kenaikan harga tercatat pada beberapa jenis beras medium dan premium, sementara daging sapi murni juga mengalami kenaikan tipis.
Minyakita ikut mengalami penyesuaian ke bawah. Harga Minyakita berada di level Rp17.537 per liter setelah turun Rp163 atau 0,92 persen.
Selain itu, tepung terigu tercatat mengalami koreksi. Tepung terigu curah berada di Rp9.584 per kilogram turun Rp89 atau 0,92 persen, sedangkan tepung terigu kemasan berada di Rp12.790 per kilogram turun Rp92 atau 0,71 persen.
Komoditas garam konsumsi juga tercatat turun. Harga garam konsumsi berada di Rp11.406 per kilogram setelah turun Rp91 atau 0,79 persen.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru bergerak naik. Beras medium tercatat naik menjadi Rp13.496 per kilogram setelah mengalami kenaikan Rp32 atau 0,24 persen.
Kenaikan juga terjadi pada beras premium yang berada di level Rp15.585 per kilogram, naik Rp9 atau 0,06 persen. Sementara beras medium non SPHP tercatat Rp13.878 per kilogram, naik Rp26 atau 0,19 persen.
Meski demikian, sejumlah jenis beras lainnya justru mengalami penurunan. Beras SPHP tercatat Rp12.455 per kilogram setelah turun Rp14 atau 0,11 persen, sedangkan beras khusus lokal berada di level Rp 15.694 per kilogram turun Rp 86 atau 0,54 persen.
Untuk komoditas bahan baku pakan, jagung tingkat peternak terpantau turun. Harga jagung tingkat peternak berada di angka Rp6.894 per kilogram setelah turun Rp102 atau 1,46 persen.
Sementara itu, kedelai biji kering impor juga tercatat melemah. Harga kedelai biji kering impor berada di level Rp10.845 per kilogram setelah turun Rp46 atau 0,42 persen.
Di sektor daging, daging sapi murni justru terpantau mengalami kenaikan tipis menjadi Rp136.247 per kilogram setelah naik Rp354 atau 0,26 persen.
Baca Juga: Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
Sementara itu, daging kerbau segar lokal berada di Rp139.821 per kilogram dan tercatat turun Rp549 atau 0,39 persen. Adapun daging kerbau beku impor berada di Rp109.378 per kilogram setelah turun Rp368 atau 0,34 persen.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai hingga Beras Sama-Sama Terkoreksi
-
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis
-
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
-
Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus