- Inovasi digital menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia.
- Kolaborasi UMKM dan teknologi berhasil tingkatkan pendaftaran produk lokal hingga 60%.
- Program ekspor digital sukses membawa hampir 40 juta produk lokal ke pasar Asia Tenggara.
Suara.com - Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara. Di tengah dinamika pasar yang terus berkembang, semangat inovasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Transformasi teknologi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi para pelaku usaha untuk menciptakan peluang baru. Dengan memanfaatkan infrastruktur digital yang semakin mumpuni, para pelaku ekonomi mulai dari Brand, UMKM, hingga Kreator terbukti mampu menembus batasan pasar konvensional.
Keberhasilan ini tercermin dari meningkatnya daya saing produk lokal yang kini tidak hanya berjaya di negeri sendiri, tetapi juga mulai merambah pasar mancanegara.
Inovasi yang dilakukan para pelaku usaha lokal, seperti Mahorahora yang memberdayakan petani nira di Sukabumi, menunjukkan bahwa digitalisasi mampu memberikan dampak sosial yang nyata. Selain itu, munculnya profesi baru seperti live creator yang ditekuni oleh sosok seperti Lila Azmina, membuktikan bahwa adaptasi terhadap tren belanja digital dapat menjadi solusi ekonomi yang tangguh di masa transisi.
Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Christin Djuarto, menekankan pentingnya sinergi dalam ekosistem ini. "Kami ingin merayakan keberhasilan para mitra dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang baru. Kami berharap hal ini dapat mendorong lebih banyak pihak untuk terus berinovasi, sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia," ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Pemerintah dan sektor swasta pun terus berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif pelatihan dan program ekspor. Hingga tahun 2025, tercatat jutaan UMKM telah mendapatkan pendampingan digital, yang berkontribusi pada lonjakan pendaftaran produk lokal sebesar 60% dan keberhasilan ekspor puluhan juta produk ke pasar regional seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata terhadap ekonomi digital, Shopee menyelenggarakan Shopee Super Awards 2025. Ajang ini memberikan penghargaan kepada pemenang dan nominasi dari 42 kategori yang mencakup berbagai segmen, mulai dari Seller, UMKM, Partner Bank dan Logistik, hingga para Kreator. Melalui semangat #ShopeeAdaUntukSemua, penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus berkembang dan memperkuat potensi bisnis melalui teknologi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok
-
Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan
-
Bansos BPNT Tahap 1 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tahun Ini
-
Bos BI Tak Mau Ikut Campur Soal Pencalonan Deputi Gubernur BI
-
IHSG Longsor Gegara Aksi Ambil Untung, 556 Saham Kebakaran
-
BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Ilegal Bisa Capai Triliunan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Agincourt Resource Belum Bisa Lakukan Aksi Setelah IUP Tambang Emas Dicabut
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah