Banyak orang bertanya-tanya mengapa nomor rekening saja tidak cukup. Dalam skala internasional, kode SWIFT memiliki fungsi vital sebagai berikut:
- Verifikasi Identitas Bank: Menjamin bahwa dana dikirim ke institusi yang tepat di negara yang benar.
- Keamanan Transaksi: Meminimalisir risiko salah kirim atau dana tertahan karena instruksi yang tidak jelas.
- Standarisasi Global: Menyamakan format komunikasi antar bank di seluruh dunia agar proses transfer menjadi lebih cepat dan otomatis.
Jika Anda salah memasukkan satu huruf saja pada kode ini, kemungkinan besar dana akan tertolak oleh sistem perbankan internasional dan kembali ke pengirim, yang biasanya akan memakan biaya administrasi tambahan.
Cara Menggunakan Kode SWIFT BSI untuk Menerima Uang
Jika Anda memiliki keluarga atau rekan bisnis di luar negeri yang ingin mengirimkan uang ke rekening BSI Anda, berikanlah informasi berikut secara lengkap:
- Nama Lengkap Penerima: (Sesuai dengan yang tertera di buku tabungan).
- Nomor Rekening BSI: (Pastikan tidak ada angka yang terputus).
- Nama Bank: Bank Syariah Indonesia.
- Kode SWIFT: BSMDIDJA.
- Alamat Bank: Alamat kantor pusat atau kantor cabang tempat Anda membuka rekening.
Setelah pengirim memasukkan data tersebut di bank asal (atau melalui aplikasi mobile banking luar negeri), sistem SWIFT akan mengirimkan instruksi kepada BSI untuk mencairkan dana ke rekening Anda.
Biasanya, proses ini memakan waktu 1 hingga 5 hari kerja, tergantung pada bank koresponden yang digunakan.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara
-
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
-
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal
-
Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah
-
Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas
-
Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya