Suara.com - Pernahkah Anda terpikir bagaimana uang dari luar negeri bisa sampai tepat sasaran ke rekening Anda di Indonesia? Di balik proses transfer antarnegara yang rumit, ada satu komponen penting yang menjadi "alamat" digital perbankan global, yaitu Kode SWIFT.
Bagi nasabah Bank Negara Indonesia (BNI), memahami kode ini sangat krusial agar transaksi berjalan lancar tanpa kendala.
Apa Itu Kode SWIFT?
SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication) adalah sistem komunikasi global yang digunakan oleh ribuan bank di seluruh dunia.
Bayangkan kode SWIFT seperti kode pos internasional. Jika kode pos membantu kurir menemukan rumah Anda, maka kode SWIFT membantu bank pengirim menemukan bank tujuan di negara lain dengan akurat.
Mengenal Kode SWIFT Utama BNI
Secara umum, kode SWIFT utama untuk Bank Negara Indonesia adalah BNINIDJA. Kode ini merupakan identitas pusat BNI di kancah internasional. Namun, dalam prakteknya, Anda mungkin akan menemukan format 8 karakter atau 11 karakter.
Untuk memastikan dana masuk ke rekening yang tepat, mari kita bedah struktur kode BNINIDJAXXX tersebut:
- BNIN (4 Karakter Pertama): Ini adalah kode unik untuk identitas bank. Dalam hal ini, BNIN merujuk langsung pada Bank Negara Indonesia.
- ID (2 Karakter Berikutnya): Kode negara. "ID" adalah standar internasional untuk Indonesia.
- JA (2 Karakter Berikutnya): Kode lokasi. "JA" merujuk pada Jakarta, di mana kantor pusat BNI berada.
- XXX (3 Karakter Terakhir): Kode cabang. Jika kodenya "XXX", berarti transfer ditujukan ke kantor pusat atau bersifat umum. Namun, tiga karakter ini bisa berubah tergantung lokasi cabang spesifik.
Daftar Contoh Kode SWIFT BNI Berbagai Cabang
Baca Juga: BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
Meski kode pusat BNINIDJA seringkali sudah cukup untuk menerima transfer, beberapa pengirim mungkin meminta kode yang lebih spesifik hingga ke level cabang. Berikut adalah beberapa contohnya:
BNINIDJAXXX: Digunakan untuk Kantor Pusat BNI di Jakarta.
BNINIDJABGR: Digunakan khusus untuk transaksi yang mengarah ke wilayah Bogor.
BNINIDJASBY: Digunakan khusus untuk transaksi yang mengarah ke wilayah Surabaya.
Tips Penting Saat Melakukan Transfer Internasional
Agar uang Anda tidak "tersesat" atau tertahan lama di bank koresponden, perhatikan hal-hal berikut:
- Konfirmasi Ulang: Selalu tanyakan kepada pihak bank atau penerima mengenai kode cabang yang spesifik. Jika ragu, menggunakan kode 8 karakter (BNINIDJA) biasanya sudah cukup karena sistem akan mengarahkan dana ke pusat terlebih dahulu sebelum diteruskan ke rekening tujuan.
- Periksa Nama Lengkap: Pastikan nama penerima sesuai dengan yang tertera di buku tabungan BNI.
- Biaya Admin: Ingatlah bahwa transfer internasional sering kali melibatkan biaya provisi atau biaya bank koresponden yang akan memotong jumlah saldo yang diterima.
Dengan memahami penggunaan kode SWIFT BNI, Anda kini bisa melakukan transaksi lintas negara dengan lebih percaya diri dan aman.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
-
BRI Gelar Silaturahmi Ramadan, Bahas Outlook Ekonomi dan Laba Rp57,1 Triliun
-
Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen
-
Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor