- COURTS (Nojima Jepang) resmi buka gerai baru di Bintaro Jaya Xchange Mall.
- Ritel kini mendekati kawasan hunian penyangga untuk efisiensi belanja warga.
- Mengusung konsep belanja satu atap dan strategi digital omnichannel.
Suara.com - Peta persaingan ritel elektronik dan furnitur di Indonesia memasuki babak baru. Seiring pesatnya pertumbuhan kawasan hunian terpadu di wilayah penyangga Jakarta, para pemain besar mulai mengalihkan fokus mereka dari pusat kota langsung ke jantung pemukiman konsumen.
Salah satu pemain utama, PT Courts Retail Indonesia (COURTS), yang merupakan bagian dari raksasa Jepang Nojima Asia Pacific Limited, secara resmi memperkuat cengkeramannya di pasar suburban dengan meresmikan gerai terbaru di Bintaro Jaya Xchange Mall 1, Tangerang Selatan, Kamis (22/1/2026).
Langkah ekspansi ini bukan sekadar menambah jumlah toko, melainkan respons terhadap perubahan perilaku masyarakat urban. Konsumen kini cenderung menghindari kemacetan pusat kota dan lebih memilih memenuhi kebutuhan rumah tangga di area yang terintegrasi dengan tempat tinggal mereka.
CEO COURTS Indonesia, Hendrianto Halim, menegaskan bahwa perusahaan sedang melakukan penyesuaian strategi besar-besaran.
“Kami melihat adanya pergeseran kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan akses ritel yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Kehadiran COURTS di Bintaro merupakan upaya kami menyesuaikan layanan dengan pola konsumsi tersebut,” ujar Hendrianto.
Gerai terbaru yang berlokasi di Basement 1 South Lobby BXc Mall 1 ini mengusung konsep belanja satu atap (one-stop shopping). Mulai dari perlengkapan elektronik canggih seperti TV dan mesin cuci, hingga furnitur esensial seperti sofa dan matras, semuanya ditata dalam satu area terpadu untuk efisiensi eksplorasi pelanggan.
Tak hanya mengandalkan fisik, COURTS juga mengintegrasikan layanan digital melalui strategi omnichannel. Pendekatan ini memungkinkan konsumen di kawasan penyangga untuk melakukan riset produk secara daring dan menyelesaikannya di toko, atau sebaliknya, memberikan fleksibilitas maksimal bagi warga suburban yang sibuk.
Sejak masuk ke Indonesia pada 2014, COURTS di bawah naungan Nojima terus menunjukkan kegigihannya dalam beradaptasi dengan dinamika pasar lokal. Dengan memilih lokasi strategis seperti Bintaro Jaya Xchange yang dikenal sebagai pusat gaya hidup di Tangerang Selatan—ritel asal Jepang ini membuktikan bahwa masa depan ekonomi ritel justru berada di kawasan-kawasan mandiri di luar Jakarta.
Baca Juga: 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?