Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia kembali memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui peluncuran Obligasi Negara Ritel seri ORI029.
Masa penawaran instrumen investasi berbasis utang ini dijadwalkan berlangsung mulai 26 Januari hingga 19 Februari 2026.
Sebagai bagian dari Surat Berharga Negara (SBN), ORI029 dirancang khusus untuk investor individu atau ritel berkewarganegaraan Indonesia.
Dana yang terhimpun nantinya akan dialokasikan langsung untuk membiayai proyek infrastruktur strategis, seperti pembangunan jalan tol hingga jaringan rel kereta api di seluruh tanah air.
Keunggulan Investasi ORI029
ORI029 hadir dengan sejumlah karakteristik yang menjadikannya aset pelindung nilai (safe haven) di tengah fluktuasi ekonomi global:
Keamanan Mutlak: Pembayaran kupon dan pengembalian pokok investasi dijamin penuh oleh negara melalui Undang-Undang No. 24 Tahun 2002. Hal ini membuat risiko gagal bayar praktis berada di level nol.
Imbal Hasil Tetap (Fixed Rate): Keuntungan atau kupon yang diterima investor tidak akan berubah meskipun suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) mengalami penurunan. Ini memberikan kepastian pendapatan pasif bagi pemegangnya.
Investasi Terjangkau: Masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan modal yang sangat minim, yakni mulai dari Rp1 juta.
Baca Juga: Bank Mandiri Oversubscribed 3,10 Kali Setara Rp15,5 Triliun
Likuiditas Tinggi (Tradable): Berbeda dengan jenis SBN lain yang bersifat non-tradable, ORI029 dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Investor berpeluang mendapatkan capital gain jika harga jual di pasar lebih tinggi dari harga beli.
Perbandingan Tenor: ORI029-T3 vs ORI029-T6
Tahun ini, pemerintah menawarkan dua pilihan durasi investasi untuk menyesuaikan rencana finansial jangka menengah dan panjang para investor:
ORI029-T3 (Tenor 3 Tahun):
Tingkat Kupon: 5,45% per tahun.
Maksimal Pemesanan: Rp5 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram