- Bank Mandiri Taspen fokus pada kesejahteraan pensiunan ASN, TNI, dan Polri melalui berbagai pilar program strategis.
- Program Mantap Sehat menyediakan senam rutin dan layanan klinik kesehatan gratis bagi sekitar 60 ribu nasabah.
- Pilar Mantap Sejahtera mendukung kewirausahaan pensiunan melalui pelatihan bisnis seperti batik, hidroponik, dan pemasaran digital.
Suara.com - Bank Mandiri Taspen memastikan para pensiunan bisa menikmati masa tua yang nyaman, sehat, dan sejahtera. Pasalnya, saat ini hampir 80 persen nasabah berasal dari pensiunan ASN, TNI, dan Polri.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan memasuki usia 11 tahun, perseroan menilai fase ini sebagai momentum penting untuk terus bertumbuh bersama nasabah.
Perseroan, menegaskan tidak ingin berkembang sendiri, melainkan berjalan seiring dengan kesejahteraan para pensiunannya.
"Pertumbuhan kami adalah cerminan dari kesejahteraan nasabah," ujar Panji seperti dikutip, Senin (26/1/2026).
Ia menekankan, masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas. Menurutnya, masa purna bakti justru menjadi awal dari babak baru kehidupan yang lebih berkualitas.
Melalui Pilar Mantap Sehat, hingga 2025 tercatat sekitar 60 ribu nasabah rutin mengikuti kegiatan senam bersama yang digelar setiap bulan di seluruh cabang Bank Mandiri Taspen.
Selain itu, perusahaan juga menyediakan 193 klinik kesehatan di kantor cabang untuk pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin secara gratis.
"Kami akan terus berkomitmen agar setiap pengambilan gaji pensiun, Bapak, Ibu tetap duduk saat mengantre. Tidak perlu berdiri. Kami akan terus sediakan snack, kopi, dan teh. Ini adalah layanan yang akan terus kami pertahankan dan tingkatkan," imbuhnya.
Sementara melalui Pilar Mantap Aktif, Bank Mandiri Taspen mendorong kebersamaan dan aktivitas sosial nasabah melalui berbagai kegiatan, mulai dari pengajian, kunjungan ke panti jompo, kegiatan lingkungan, hingga hiburan.
Baca Juga: CIMB Niaga Bidik Nasabah Kaya yang Punya Harta Rp5 Miliar
Salah satu program unggulannya adalah Mantap Cooking Club yang telah diikuti sekitar 14 ribu peserta, baik secara daring maupun luring.
Adapun Pilar Mantap Sejahtera difokuskan pada pendampingan kewirausahaan bagi nasabah pensiunan. Program ini mencakup usaha batik, hidroponik, peternakan, hingga bisnis ritel dan jasa melalui kemitraan dengan sejumlah perusahaan.
Bank Mandiri Taspen juga menggelar program Mantapreneur Naik Kelas untuk membekali nasabah dengan kemampuan pembukuan, pemasaran digital, hingga peluang ekspor.
Selain layanan finansial, Bank Mandiri Taspen juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti renovasi rumah nasabah, operasi katarak, serta pemberian alat bantu dengar tanpa dipungut biaya.
Nasabah juga tergabung dalam Komunitas Mantap Indonesia (KMI) yang rutin menggelar kegiatan kebersamaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui