- Harga aset kripto XRP turun drastis di bawah US$2 akibat perpindahan aset besar ke bursa dan sentimen pasar global.
- Total cadangan XRP di bursa utama seperti Binance dan Upbit naik signifikan, mengindikasikan potensi tekanan jual lanjutan.
- Arus keluar ETF Spot XRP terjadi pada Januari 2026, dipicu oleh isu geopolitik yang memengaruhi pasar Amerika Serikat.
Suara.com - Bursa kripto diguncang ketidakpastian setelah aset digital Ripple, XRP, mengalami penurunan harga hingga di bawah level psikologis US$2.
Koreksi tajam ini hampir menghapus seluruh keuntungan yang sempat diraih sejak awal tahun 2026.
Fenomena ini diperparah oleh data on-chain yang menunjukkan perpindahan aset XRP dalam jumlah besar ke berbagai bursa (exchange) utama, yang memicu kekhawatiran akan adanya tekanan jual lanjutan.
Pelemahan ini sejalan dengan kondisi pasar global yang sedang dalam posisi risk-off akibat meningkatnya tensi geopolitik, memaksa investor untuk keluar dari aset berisiko.
Lonjakan Cadangan XRP di Exchange: Sinyal Bahaya?
Berdasarkan data terbaru dari CryptoQuant, terdapat peningkatan drastis pada saldo XRP di platform besar seperti Binance dan Upbit selama Januari 2026.
Saat ini, total cadangan XRP di bursa telah mencapai hampir 10% dari seluruh suplai yang beredar.
Beberapa poin penting dari aktivitas bursa meliputi:
- Binance: Saldo tercatat mencapai 2,72 miliar XRP.
- Upbit: Menyimpan hampir 6,3 miliar XRP. Terlihat korelasi terbalik yang kuat di sini; ketika cadangan di Upbit naik, harga XRP justru merosot dari US$2,40 ke US$1,83, menunjukkan besarnya pengaruh trader asal Korea Selatan.
- Aktivitas Whale: Indikator Whale Exchange Transactions menunjukkan bahwa pemegang skala besar (whale) aktif memindahkan koin mereka ke bursa, yang biasanya menjadi indikasi persiapan untuk melakukan penjualan.
Setelah sempat mencatat performa gemilang sejak peluncurannya di November 2025, instrumen ETF Spot XRP mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan.
Baca Juga: BTC Bidik Ambang USD100.000, ETH dan XRP Kompak di Zona Hijau, Sinyal Bullish?
Untuk pertama kalinya, tercatat arus keluar (outflow) yang signifikan pada Januari 2026.
Penarikan dana terbesar terjadi pada 20 Januari dengan nilai mencapai US$53,32 juta, didominasi oleh produk GXRP milik Grayscale.
Aksi jual institusional ini ditengarai merupakan reaksi atas kebijakan tarif Presiden Trump terhadap negara-negara NATO, yang memicu guncangan pada pasar keuangan Amerika Serikat.
Meski demikian, secara akumulatif, arus masuk bersih ETF XRP masih bertahan di angka US$1,23 miliar per 23 Januari.
Meski dibayangi risiko jatuh ke bawah US$1 jika level *support* US$1,88 tertembus, masih ada optimisme bagi masa depan XRP.
Laporan dari Token Relations mencatat adanya fenomena unik di akhir tahun 2025 dan awal 2026, di mana terjadi rotasi modal institusional dari Bitcoin ke XRP.
Berita Terkait
-
Realita Pahit Dunia Kripto: Mengapa Jutaan Token Akhirnya Mati dan Lenyap?
-
Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu
-
Kasus Penipuan Kripto Youtuber Timothy Ronald, OJK Investigasi Kerugian
-
OJK Investigasi Kerugian Kasus Penipuan Kripto dari Youtuber Timothy Ronald
-
Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko
-
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
-
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026
-
Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week
-
SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen