- Naiknya inflasi Januari 2026 dipicu berakhirnya subsidi diskon listrik.
- Stimulus dialihkan ke transportasi untuk genjot ekonomi Kuartal I-2026.
- Ada diskon tiket pesawat (16%), kereta/laut (30%), hingga tol (20%).
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, angkat bicara mengenai laju inflasi tahunan per Januari 2026 yang menyentuh angka 3,55 persen.
Meski merangkak naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Airlangga menegaskan bahwa kondisi ini masih dalam koridor terkendali.
Penyebab utama dari pergeseran angka ini adalah absennya kebijakan diskon tarif listrik yang pada awal 2025 sempat diberikan sebesar 50% kepada 90 juta keluarga.
"Tahun lalu kita kasih diskon listrik 50 persen. Tahun ini tidak ada, sehingga ada perbedaan karakter pergerakan harga," ujar Airlangga di sela acara Indonesia Economic Summit (IES) di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Alih-alih melanjutkan subsidi listrik yang masif, pemerintah kini memilih strategi yang lebih selektif. Fokus stimulus dialihkan untuk memicu mobilitas masyarakat dan konsumsi pada Kuartal I-2026.
Pemerintah optimistis bahwa kuartal pertama adalah kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi setahun penuh. "Target kita menggerakkan ekonomi lebih tinggi karena Kuartal I sangat krusial," tambah Airlangga.
Sebagai kompensasi atas ditiadakannya diskon listrik, pemerintah menyiapkan sederet insentif di sektor transportasi yang akan berlaku dalam waktu dekat:
- Penerbangan Domestik: Diskon tiket kelas ekonomi hingga 16% melalui skema PPN ditanggung pemerintah (DTP).
- Operasional Bandara: Pemotongan airport tax (PJP2U) sebesar 50% dan diskon harga avtur.
- Kereta Api & Laut: Potongan harga tiket hingga 30%.
- Infrastruktur Jalan: Diskon tarif jalan tol sebesar 20%.
Langkah agresif ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan roda ekonomi berputar lebih kencang di awal tahun melalui sektor pariwisata dan distribusi logistik.
Baca Juga: Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
Terkini
-
4 Kriteria Market MSCI, Bursa Saham Indonesia Termasuk Mana?
-
Purbaya Sebut Prabowo Tak Cawe-cawe soal Calon Ketua OJK
-
Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah
-
OJK Siap Koreksi Target IPO Usai Free Float Naik 15 Persen
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto