“Mobilitas kita tidak selalu terencana. Bisa saja lupa mengisi daya di rumah, atau tiba-tiba ada tugas mendadak. Di situlah SPKLU hadir sebagai solusi cepat. Pengisian di SPKLU rata-rata hanya 20–30 menit sudah penuh,” jelasnya.
Melalui PLN Mobile, pengguna dapat melihat peta SPKLU secara real-time, mengetahui ketersediaan charger, daya yang tersedia, hingga antrean. Fitur trip planner membantu pengguna merancang perjalanan dengan lebih tenang.
“Pengalaman pelanggan selama ini benar-benar kami gali agar aplikasi ini relevan dengan kebutuhan nyata,” tambah Revanny.
Membuka Peluang Bisnis bagi Mitra
PLN juga tidak memonopoli ekosistem SPKLU. Justru perusahaan mendorong keterlibatan pelaku usaha untuk ikut membangun jaringan pengisian daya.
“SPKLU bisa menjadi bisnis bagi mitra. PLN hanya menjadi inisiator awal, tetapi kami sangat terbuka bagi badan usaha yang ingin berinvestasi. Skema kemitraan sudah tersedia dan bisa diajukan langsung melalui PLN Mobile,” katanya.
Proses pengajuan dibuat sederhana, mulai dari pendaftaran hingga panduan teknis tersedia di aplikasi. Hal serupa berlaku untuk layanan Home Charging Ultima yang dapat diajukan secara mandiri oleh pelanggan.
Promo Khusus IIMS 2026: Power Up Event
Kehadiran PLN di IIMS 2026 juga diwarnai berbagai promo menarik. Salah satunya program Power Up Event, diskon 50 persen untuk layanan tambah daya.
Baca Juga: Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
Caranya cukup mudah: pengunjung melakukan check-in di booth PLN melalui PLN Mobile, lalu melakukan transaksi. Sistem akan otomatis memberikan potongan harga tanpa perlu proses manual. Promo ini berlaku selama pameran dan dapat digunakan untuk seluruh ID pelanggan di Indonesia, dari Jayapura hingga Aceh.
Selain itu, pengunjung yang bertransaksi minimal Rp50.000 di booth juga berkesempatan mendapat hadiah langsung dari PLN Mobile.
PLN Mobile sebagai Super Apps Kelistrikan
Lebih luas lagi, PLN Mobile diposisikan sebagai super apps yang mengintegrasikan seluruh layanan kelistrikan. Mulai pembelian token dengan biaya admin paling murah, pembayaran tagihan, pengajuan layanan, hingga program loyalitas seperti SWACAM dan undian Gelegar PLN Mobile.
“Tidak perlu lagi mencari orang dalam atau kenalan. Semua layanan cukup diakses lewat PLN Mobile. Tujuan kami satu: semuanya makin mudah,” tegas Revanny.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti media sosial PLN agar tidak ketinggalan informasi promo dan inovasi terbaru.
Apresiasi Pengguna pada Layanan Dan Fitur PLN Mobile
Salah satu pengunjung booth PLN di IIMS 2026, Rudy Hudin, mengaku seluruh layanan kelistrikan kini dapat diakses melalui PLN Mobile. Ia menilai proses administrasi seperti tambah daya hingga perubahan layanan dapat diselesaikan dengan cepat tanpa harus datang ke kantor PLN.
“Pengisian daya di rumah rasanya seperti punya SPKLU sendiri. Biayanya murah dan sangat mendukung mobil listrik untuk Indonesia yang lebih hijau,” ujarnya.
Pengunjung lainnya, Rajha Effendy, menyebut aplikasi PLN Mobile cukup membantu karena pengguna dapat memantau status baterai dan ketersediaan SPKLU.
“Ya lumayan simple sih lewat aplikasi PLN Mobile untuk nge-charge mobil, Terus kan bisa diliat juga ya baterai kita pas lagi nge-charge berapa-berapa. Terus yang lagi pakai ada orang apa enggak. Ya lumayan simple sih Aplikasinya lumayan membantu,” katanya.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Mus Mulyadi, mengapresiasi kehadiran booth PLN yang memberikan informasi promo pemasangan home charging. Ia menilai penggunaan EV jauh lebih efisien secara operasional dibandingkan mobil konvensional, serta didukung jaringan SPKLU PLN yang luas dan dapat digunakan berbagai unit kendaraan.
“Kebetulan saya juga pengguna PLN Mobile untuk SPKLU-nya khususnya. Kenapa? Karena itu sudah tersebar banyak. Beda dengan provider-provider lain, itu ada yang khusus unit tertentu. Kalau di PLN, kita semua unit bisa. Dan itu sudah tersebar di mana-mana,” ujarnya.
Melalui platform PLN Mobile, PLN berupaya menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan mudah diakses, mulai dari layanan home charging hingga SPKLU untuk perjalanan jarak jauh.
Menatap Masa Depan Mobilitas Hijau
Partisipasi PLN di IIMS 2026 menjadi penanda penting perjalanan transisi energi Indonesia. Dengan mengusung semangat green energy dan dukungan teknologi digital, PLN berupaya memastikan bahwa adopsi kendaraan listrik tidak berhenti pada pembelian unit, tetapi berlanjut pada pengalaman penggunaan yang nyaman dan ekonomis.
“PLN hadir sebagai partner bagi seluruh pengguna EV. Your EV Partner itulah komitmen kami,” tutup Revanny.***
Berita Terkait
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid
-
V-KOOL Hadirkan Perlindungan Bodi Mobil PPF Luxor Diamond di Ajang IIMS 2026
-
Pacifiic Bike Bawa Jajaran Sepeda Motor Listrik Baru dan Umumkan Aktivitas Ekspor di IIMS 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini
-
Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?
-
B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng
-
BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
BPKH Pangkas Anggaran Operasional Rp100,31 Miliar
-
Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas
-
Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta
-
4 Marketplace Bakal Potong Pajak PPh Penjual Online Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
-
Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia