Suara.com - Komitmen untuk terus memberdayakan dan menghargai setiap proses perjalanan hidup nasabah terus diwujudkan melalui berbagai bentuk apresiasi yang paling bermakna bagi PNM yang secara total telah melayani 22,9 juta ibu-ibu prasejahtera di Indonesia.
Salah satunya melalui program reward umrah ke Tanah Suci, sebagai penanda atas usaha yang terus diperjuangkan dengan kesabaran dan kepercayaan, melalui dedikasi yang dibangun bertahun-tahun.
Pada kloter ini, 101 nasabah PNM Mekaar diberangkatkan dari Sabang hingga Merauke, membawa cerita hidup masing-masing, tentang jatuh bangun, doa yang dipanjatkan dalam hening, dan harapan yang terus dijaga hingga hari ini.
Apresiasi ini tidak hadir sebagai peristiwa sesaat, melainkan bagian dari perjalanan proses pemberdayaan. Selain nasabah, insan di dalamnya, yakni para karyawan juga turut mendapatkan ruang penghargaan atas peran dan pengabdian yang dijalani.
Sebelumnya, pada batch pertama, sebanyak 212 ibu-ibu pengusaha ultra mikro telah lebih dulu diberangkatkan ke Tanah Suci. Sebuah langkah yang menegaskan bahwa apresiasi dimaknai sebagai penghormatan atas proses yang dijaga bersama, bukan sekadar hasil akhir.
Rasa syukur itu salah satunya datang dari Ibu Siti Jumaidah, nasabah PNM Mekaar asal Lamongan. Perjalanan hidupnya yang dimulai dari bekerja serabutan, kini berbuah kebahagiaan dalam mengasuh anak dan menjalani hari dengan lebih optimistik sejak memiliki usaha sendiri.
“Terima kasih banyak PNM sudah menemani kisah hidup saya dari 0, dari mulai saya kerja apa saja, hingga saya bisa momong anak, saya sekarang bahagia sekali. Saya selalu doakan yang terbaik untuk PNM agar banyak menolong orang seperti saya,” tuturnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, turut menitipkan pesan hangat kepada para nasabah yang berangkat. Ia menyampaikan harapan agar perjalanan ibadah ini menjadi ruang syukur dan kekuatan baru.
“Kami menitipkan doa dari Tanah Suci, agar langkah PNM senantiasa dijaga, diberi kelapangan, dan mampu terus menemani lebih banyak perjuangan hidup para nasabah di berbagai penjuru negeri,” ungkapnya. ***
Baca Juga: Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas, Strategi PNM Perkuat Gizi Masyarakat
Berita Terkait
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
Kolaborasi Internasional Untuk Pengembangan 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian
-
Rakernas PNM 2026 Hadirkan Ruang Berbagi untuk Masyarakat Aceh
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Pendampingan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pesisir Kaltim
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata