- Pada Kamis, 12 Februari 2026, IHSG dibuka menguat, namun kemudian berbalik melemah 0,20 persen menjadi 8.274 pada pukul 09.08 WIB.
- Perdagangan pukul 09.08 WIB mencatat nilai transaksi Rp 2,99 triliun dengan 274 saham menguat dan 249 saham melemah.
- Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,96 persen pada Rabu, didorong signifikan oleh sektor energi yang naik 5,95 persen.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah di awal sesi perdagangan Kamis, 12 February 2026. IHSG dibuka menguat ke level 8.317.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.08 WIB, IHSG berbalik melemah 0,20 persen ke level 8.274.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 5,26 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,99 triliun, serta frekuensi sebanyak 353.200 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 274 saham bergerak naik, sedangkan 249 saham mengalami penurunan, dan 435 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ROCK, IFSH, LAPD, RONY, PADI, TMPO, PIPA, UDNG, MGLV, LUCY, MEJA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, LION, SKBM, PMJS, MORA, NATO, SPRE, PANI, TCID, TRIN, FPNI, LRNA.
Proyeksi IHSG
IHSG sukses menutup perdagangan Rabu di zona hijau. Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG melesat 159,23 poin atau naik 1,96 persen ke level 8.290.
Penguatan ini ditopang lonjakan signifikan di sektor energi yang menjadi bintang utama dengan kenaikan 5,95 persen. Di sisi lain, sektor keuangan justru tertahan dan menjadi sektor dengan kinerja terlemah setelah turun 0,49 persen.
Baca Juga: Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI
Dalam risetnya Pilarmasmenyebut pergerakan IHSG menunjukkan respons positif pasar setelah dinamika yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas," tulis Pilarmas dalam risetnya.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support di level 7.800 dan resistance di area 8.320. Artinya, meskipun momentum penguatan masih terjaga, ruang kenaikan dinilai mulai terbatas dan rawan uji level psikologis terdekat.
Kenaikan hampir 2 persen ini juga mencerminkan adanya dorongan beli yang cukup kuat, khususnya pada saham-saham berbasis komoditas dan energi, seiring sentimen yang berkembang di pasar.
Untuk perdagangan hari ini, Pilarmas merekomendasikan sejumlah saham yang masuk dalam daftar pantauan (stockwatch list), yakni NCKL, BRMS, BKSL.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Pasar Modal Mau Diawasi Ketat Sama Prabowo, Bos BEI: Kami Dapat Dukungan
-
Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI
-
Klarifikasi OJK soal 4 Surat dari MSCI Diabaikan: Kami Baru Dengar!
-
Airlangga Bocorkan Strategi Benteng Pertahanan Baja RI
-
Masih Ada Potensi Longsor, Kementerian PU Percepat Penanganan Reruntuhan Tebing di Aceh Tengah
-
Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Pembeli Tak Perlu Khawatir Stok Habis
-
Tangani Bencana Sumatra, DPR ke Bos Pertamina: Di-WA Tengah Malam Langsung Balas!
-
Siapa Pemilik Saham PT Puradelta Lestari Tbk? Ini Profilnya
-
Dorong Kualitas Pelaut RI, MITG Siapkan Teknologi Simulator Canggih Industri Maritim
-
Cara MMSGI Genjot Kualitas SDM lewat Pendidikan